Sebagian ulama salaf menyatakan bahwa tak satupun hadis yang didengarkan dari Nabi kecuali hal itu ada referensinya dalam Al Qur’an. Sementara Ibnu Mas'ud menyatakan bahwa semua ilmu dan keterangan mengenai tiap-tiap sesuatu ada dalam Al Quran, hanya saja ilmu kita mannusia sangat terbatas untuk mengetahui apa saja dalam Al-Qur'an. Al-Qur'an dan Hadis secara khusus memerintahkan supaya manusia mempelajari ciptaan Allah untuk mengetahui apa dikehendaki-Nya di balik ciptaan-Nya yang mengagumkan manusia atas KemahaesaanNya; termasuk untuk memahami sifat Al-Khaliq-Al-Jabbar dan Al-Qadar-Nya. Al-Qur’an bukanlah suatu buku yang menerangkan hukum hukum alam. Al-Qu'an mengandung tujuan keagamaan yang pokok. Ajakan untuk memikirkan tentang penciptaan alam dialamatkan kepada manusia dalam rangka penerangan tentang kekuasaan Tuhan.Kata Kunci: Al-Qu'ran; Hukum; Penciptaan Alam