AbstrakDi sekolah bidang studi matematika seharusnya memberikan kesempatan kepada siswa mampu mempelajari situasi yang dapat dibayangkan atau mempunyai kaitan dengan dunia nyata. Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMP Negeri 2 Simeulue Timur khususnya pada kelas VIII.3 ditemukan beberapa permasalahan dalam proses pembelajaran. Penelitian Tindakan kelas (PTK) di laksanakan di SMP Negeri 2 Simeulue Timur Kabupatan Simeulue Tahun ajaran 2009/2010 dengan jumlah siswa 36 orang yang terdiri dari 18 orang laki-laki 18 perempuan. Penelitian di laksanakan selama 3 bulan. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada hari-hari efektif sesuai dengan jadwal jam pelajaran. Dari hasil penelitian, dapat dilihat dan telah terjadi peningkatan pemahaman Keliling Lingkaran dan Luas Lingkaran pada siswa kelas VIII.3 Negeri 2 pada semester I tahun pelajaran 2009/2010 melalui penerapan pembelajaran kooperatif model Student Teams Achivement Division. Peningkatan nilai rata- rata yaitu 53,86 pada kondisi awal menjadi 66,94 pada siklus I dan menjadi 74,44 pada siklus II. Nilai rata-rata siklus I meningkat 24,86 % dari kondisi awal, nilai rata-rata siklus II meningkat 11,20 % dari siklus I. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I ada peningkatan sebesar 44,40 % dari kondisi awal, siklus II meningkat 91,66 % dari siklus II. Peningkatan nilai rata-rata kelas secara keseluruhan sebesar 47,26 % . Kata kunci: metode pembelajaran, Student Teams Achivement Division, Sekolah Menengah Pertama