Jaringan backbone USU dibangun pada tahun 1996 dengan panjang kabel serat optiknya mencapai 8000 meter. Jaringan backbone USU dibangun dengan menggunakan topologi ring. Dimana topologi ring tersebut meliputi empat core switch. Dari keempat core switch yang ada pada backbone USU memiliki beban atau banyak sambungan yang berbeda – beda sehingga kinerja jaringan backbone USU belum optimal. Pada tulisan ini dilakukan simulasi dan rancangan perbaikan kinerja jaingan backbone USU. Dari hasil simulasi yang menggunakan software Cisco Packet Tracker version 5.3.0 didapat delay yang ada pada distribution switch yang diubah sambungannya menjadi lebih kecil, yaitu dari 46 ms menjadi 29 ms pada access switch – BIRO Lant. 1, dari 47 ms menjadi 31 ms pada access switch – BIRO Lant. 2, dari 48 ms menjadi 30 ms pada access switch – BIRO Lant. 3 dan dari 50 ms menjadi 32 ms pada access switch – RS. USU. Sedangkan throughput pada distribution switch yang diubah sambungannya berubah dari 0,6793 kbps menjadi 1,0775 kbps pada access switch – BIRO Lant. 1, dari 0,6648 kbps menjadi 1,0080 kbps access switch – BIRO Lant. 2, dari 0,6510 kbps menjadi 1,0416 kbps access switch – BIRO Lant. 3 dan dari 0,6250 kbps menjadi 0,9765 kbps pada access switch – RS. USU.