Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRILAND

Konsentrasi suspensi campuran limbah pabrik kelapa sawit (LPKS) dan limbah ternak sapi (LTS) mempengaruhi pertumbuhan dan hasil jagung manis Meriksa Sembiring
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 3 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i3.5006

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi capuran Limbah Pabrik Kelapa Sawi) (LPKS) dengan Limbah Ternak Sapi unsur yang t(LTS) dalam bentuk suspensi dapat mempengaruh perkembangan dan produksi tanaman jagung manis. Target khusus adalah konsentrasi yang tepat  dalam pupuk organik kombinasi limbah untuk pertumbuhan dan produksi tanaman.. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 10 perlakuan kombinasi dan 3 ulangan. Faktor yang diujikan adalah faktor I : bentuk suspensi campuran limbah pabrik kelapa sawit (LKS) dan limbah ternak sapi (LTS) dengan simbol “B” terdiri dari 4 taraf yaitu B1 (Padat : Cair), B2 (Cair : Padat). Faktor II :persentase campuran LKS : LTS dengan simbol “C” terdiri dari 5 taraf yaitu C1 (100 : 0), C2 (70 : 30), C3 (50 : 50), C4 (30 :  70) dan  C5 (0 : 100). Ukuran Plot digunakan dengan 2 m x 1.5 m dan dosis penggunaan pupuk organik pada tanaman jagung sebanyak 2.1kg/plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hara dalam pupuk kombinasi limbah tertentu  mempengaruhi pertumbuhan tinggi dan produksi tanaman jagung. Berdasarkan analisa kandungan  yang pengaruhnya adalah persentase C-organik, dan persentase N-total dalam pupik kombinasi limbah.  Kandungan hara pupuk kombinasi limbah tertentu diberikan semakin banyak terhadap tanaman jagung manis menghasilkan pertmbuhan semakin tinggi
Perubahan Pertumbuhan dan Hasil Padi Setelah Aplikasi Kompos Feses Lembu dalam Sistem Integrasi Padi-Sawit Bambang Surya Adji Syahputra; Meriksa Sembiring
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6413

Abstract

Padi-kelapa sawit yang ditanam bersamaan sudah lama dikenalkan ke petani, dimana fungsi dari integrasi padi-sawit tersebut sebagai menstabilkan ketahanan dan keamanan pangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dosis kompos feses lembu yang sesuai pada varietas tertentu yang ditanam dengan system integrasi padi dengan sawit. Desain riset yang digunakan adalah Rancangan petak Terpisah (RPT) dengan 3 ulangan, dimana sebagai petak utama (PU) yaitu varietas padi (IR64, Mekongga, Ciherang dan Inpari Sidenuk) dan dosis kompos feses lembu (0, 5, 10, 15 ton/Ha) sebagai anak petak (AP). Kompos feses lembu diaplikasikan padaa saat pengolahan tanah yaitu 2 minggu sebelum padi di tanam pindahkan. Bibit padi yang ditanam pindah setelah selama tiga minggu disemaikan pada persemaian. Tinggi tanaman, luas daun bendera, jumlah malai dalam satu meter persegi dan berat gabah dalam satu meter persegi merupakan parameter yang diukur pada saat panen. Data hasil pengamatan di proses dengan menggunakan analisi sidik ragam, jika ada parameter yang berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji beda rata-rata dengan menggunakan uji Duncan (DMRT) pada level 5%. Data menunjukkan hasil yang berbeda nyata, dimana kesemua parameter berbeda nyata untuk perbedaan dosis kompos feses lembu. Sedangkan untuk verietas dan interaksi antara varietas dengan kompos feses lembu tidak menunjukkan perbedaan yang nyata untuk semua parameter yang telah diamati