RR Yunita Bayu Ningsih
Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal GEOSAPTA

PENGARUH SUHU PEMANASAN PADA PROSES UPGRADING BATUBARA DENGAN PENAMBAHAN SARANG LEBAH TERHADAP KARAKTERISTIK BATUBARA RR. Yunita Bayu Ningsih; RR. Harminuke Eko Handayani; Adang Suherman; Syarifudin Syarifudin; Siti Rohma
Geosapta Vol 6, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v6i2.8376

Abstract

Karakteristik batubara yang dihasilkan oleh proses upgrading pada kondisi evaporasi dipengaruhi oleh suhu pemanasan yang digunakan. Disisi lain pemanasan pada kondisi evaporasi berdampak pada timbulnya rekahan pada permukaan batubara sehingga dapat menyerap air kembali ketika proses upgrading selesai. Untuk itu diperlukan bahan aditif yang bersifat hidrofobik untuk melapisi batubara sehingga dapat menutupi rekahan batubara. Salah satu material yang dapat digunakan adalah sarang lebah. maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan penambahan sarang lebah terhadap karakteristik batubara. Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium. Variabel yang digunakan adalah suhu pemanasan yaitu 0,100,150,200, 250 0C. Pada penelitian ini diamati karakteristik batubara yang dipanaskan pada beberapa kondisi suhu pemanasan dan akan dibandingkan karakteristik batubara tanpa dan dengan penambahan sarang lebah. Pengujian yang dilakukan meliputi proximate analisis, nilai kalori, lama pembakaran dan kemampuan penyerapan air. Hasil penelitian menunjukan bahwa suhu pemanasan dan penambahan sarang lebah berpengaruh terhadap karakteristik batubara. Semakin meningkatnya suhu maka kandungan moisture pada batubara cenderung semakin menurun sedangkan kandungan abu, lama penyalaan, kemampuan penyerapan air dan nilai kalori cenderung semakin meningkat. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa batubara dengan penambahan sarang lebah memiliki kandungan moisture dan kemampuan penyerapan air yang lebih rendah serta nilai kalori, kandungan abu dan lama pembakaran yang lebih tinggi daripada batubara tanpa penambahan sarang lebah. Kata kunci: Upgrading, batubara,pelapis, sarang lebah
PENGARUH SUHU PEMANASAN PADA UPGRADING BATUBARA DENGAN PENAMBAHAN PFAD TERHADAP PERILAKU PEMBAKARAN BATUBARA RR. Yunita Bayu Ningsih; Rr. Harminuke Eko Handayani; Diana Purbasari; Muhammad Fadhli
Geosapta Vol 4, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i01.4440

Abstract

Penambahan Palm Fatty Acid (PFAD) pada proses upgrading batubara berfungsi sebagai coating batubara. Adanya coating ini akan menyebabkan batubara tidak mudah menyerap air kembali sehingga kualitas batubara dapat terjaga. Penambahan PFAD ini akan berpengaruh terhadap karakteristik batubara tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pemanasan yang digunakan pada proses upgrading batubara dengan penambahan PFAD terhadap karakteristik pembakaran. Penelitian ini dilakukan dengan terlebih dahulu mencampurkan batubara ukuran 30 mesh dengan PFAD sebesar 12% dari berat batubara. Selanjutnya campuran tersebut dicetak dan dipanaskan dengan lima variasi suhu yaitu 1000C, 1500C, 2000C, 2500C dan 300oC. Hasil penelitian menunjukan bahwa suhu pemanasan yang berbeda akan menghasilkan perilaku pembakaran yang berbeda pula. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa batubara yang ditambahkan PFAD dan yang telah dipanaskan pada suhu 2000C memiliki perilaku pembakaranyang paling baik dimana batubara tersebut memiliki waktu awal penyalaan 16,5047 menit dengan lama pembakaran adalah 3,133 menit. Kata- kata kunci : Batubara, Palm Fatty Acid Destilation, Perilaku Pembakaran, Kualitas Batubara
PENGARUH PENAMBAHAN PFAD TERHADAP KARAKTERISTIK BATUBARA KUALITAS RENDAH RR. Yunita Bayu Ningsih; Umar Rifaldy Pulakadang; Ocky Pradika Riadi
Geosapta Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i1.2921

Abstract

Upgrading batubara yang dilakukan dengan pemanasan akan menguapkan moisture yang ada didalam batubara sehingga nilai kalori batubara meningkat. Akan tetapi proses pemanasan ini akan menyebabkan pori-pori pada batubara semakin membesar. Akibatnya air dapat masuk kembali kedalam batubara ketika proses pemanasan selesai. PFAD dapat digunakan sebagai coating pada batubara yaitu dapat menutupi pori-pori batubara yang terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Patty Falm Acid Destilation (PFAD) terhadap kualitas batubara. Penelitian dilakukan dengan terlebih dahulu melakukan proses karbonisasi dengan suhu 3000C pada batubara yang berukuran 30 mesh. Batubara yang telah dikarbonisasi selanjutnya ditambahkan PFAD sebesar 0%,4%,8% dan 12%. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanpa penambahan PFAD kandungan moisture batubara adalah sebesar 5.5% adb, nilai kalori 4,607 kal/gr, zat terbang 41.87%adb dan abu sebesar 12.33%adb. Batubara yang telah ditambahkan PFAD sebanyak 12% dapat menurunkan kandungan moisture menjadi 3.47%adb dan menaikan nilai kalori menjadi 5,342 kal/gr. Zat terbang menjadi sebesar 40,94%adb dan abu menjadi 17.06%adb. Hasil uji SEM menunjukan bahwa batubara yang yang ditambahkan PFAD memiliki pori-pori yang lebih sedikit dan lebih kecil daripada batubara yang tidak ditambahkan PFAD. Penelitian ini menunjukan bahwa penambahan PFAD tidak hanya dapat berfungsi sebagai coating tetapi juga dapat mengubah kualitas batubara. Kata- kata kunci : Batubara, Palm Fatty Acid Destilation, Kualitas Batubara