Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keinginan peneliti untuk melihat bentuk pemberian reward dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMA Muhammadiyah. Adapun hasil penelitian ini yaitu: (1) Bentuk-bentuk pemberian reward dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah Gunung Meriah berupa pemberian reward berupa material (jajan gratis, uang saku, tas, sepatu, baju seragam, alat tulis, piagam dan piala) dan pemberian reward non-material yaitu segala tindakan guru yang tujuannya tidak lain selain untuk memberi motivasi kepada siswa; (2) Dampak Pemberian Reward dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah Gunung Meriah yaitu, a. Dampak positif: siswa semangat dalam belajar, dapat meningkatkan motivasi siswa untuk berprestasi, sebagai contoh bagi siswa lainnya, b. Dampak negatif: Reward yang berlebihan dapat membuat siswa menjadi terlena, terdapat siswa yang merasa sombong akan prestasinya, dan membutuhkan biaya yang cukup mahal (3) Faktor-faktor pendukung dan penghambat pemberian reward dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah, Faktor pendukung: Sarana dan prasarana memadai, dorongan Guru dan sekolah yang kuat dalam memotivasi, semua guru konsisten untuk menerapkan reward pada saat kegiatan belajar mengajar, SDM guru yang memadai. Faktor penghambat: Lingkungan yang kurang baik, kurangnya kesadaran dalam diri siswa, kurangnya komunikasi dan kerjasama dengan orang tua siswa.