Rosa de Lima E. Padmowati
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi Dan Sains Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Research Report - Engineering Science

ANALISIS TEKNIK INDEKS KONSISTENSI HARMONIK PADA METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Rosa de Lima E Padmowati
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.544 KB)

Abstract

Pengambilan keputusan merupakan kegiatan yang harus dilakukan pada saatsuatu permasalahan harus diselesaikan. Ada masalah yang termasuk jenis semiterstrukturyaitu yang memiliki multi kriteria dan multi alternatif. Salah satu metodepengambilan keputusan untuk masalah semi-terstruktur adalah metode analyticalHierachy Process (AHP), yaitu metode memperbandingkan dua alternatifberdasarkan kriteria tertentu (pairwise comparison), dan memperbandingkan antarkriteria yang satu dengan kriteria lainnya. Caranya dengan mengambil sepasangobjek dan ditetapkan nilai perbandingannya berdasarkan sebuah kriteria, sampaisemua objek selesai diperbandingan satu sama lain. Nilai perbandingan disimpandalam matriks pairwise, dan dilakukan proses normalisasi sehingga diperoleh nilaieigen. Proses penghitungan nilai eigen berlangsung hingga diperoleh selisih nilaieigen yang cukup kecil. Dari hasil perkalian matriks nilai eigen akan diperoleh nilaieigen tertinggi untuk satu alternatif pemenang. Pada saat melakukan perbandinganantara dua objek, konsistensi pengambil keputusan harus terjaga, jadi keputusan yangdihasilkan harus memuat nilai konsistensi sebesar mungkin.Penelitian bertujuan untuk melakukan analisis terhadap teknik pengukurannilai konsistensi dalam metode AHP. Bagi pengambil keputusan, menjagakonsistensi bukanlah hal yang mudah, sebab masalah semi terstruktur memilikibanyak kriteria yang satu sama lain harus diperbandingkan, dan memiliki banyakalternatif yang satu sama lain harus diperbandingkan berdasarkan setiap kriteria.Pengukuran nilai konsistensi pengambil keputusan dapat dilakukan denganmengurangi kegiatan membandingkan semua objek. Caranya, setelah nilaiperbandingan dua objek dimasukkan ke dalam matriks, nilai matriks yang masihkosong diisi dengan menghitung melalui nilai perbandingan dua objek yang sudahada. Teknik ini diharapkan menjamin konsistensi pengguna tetap terjaga. Hipotesapenelitian adalah teknik khusus ini menjaga nilai konsistensi pengambil keputusan.Metode AHP dengan teknik khusus ini diuji melalui beberapa kasus uji.Hasil pengujian akan diperbandingkan dengan hipotesa.
ANALISIS TEKNIK SEQUENTIAL ELIMINATION BY CONJUNCTIVE CONSTRAINTS DAN TEKNIK SEQUENTIAL ELIMINATION BY LEXICOGRAPHY DALAM METODE PENDUKUNG KEPUTUSAN Rosa de Lima E Padmowati
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1982.109 KB)

Abstract

Dalam metode pengambilan keputusan untuk masalah semi terstrukturdikenal dua teknik yang menggunakan proses eliminasi secara sekuensial, yaituteknik Sequential Elimination by Conjunctive Constraints dan teknik SequentialElimination by Lexicography. Teknik Sequential Elimination by ConjunctiveConstraints akan mengeliminasi kandidat solusi apabila kandidat tidak memenuhibatas atau konstrain yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pengambil keputusan.Teknik Sequential Elimination by Lexicography akan mengeliminasi kandidat solusisesuai skala prioritas yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pengambil keputusan.Penelitian bertujuan untuk melakukan analisis terhadap teknik SequentialElimination by Conjunctive Constraints dan teknik Sequential Elimination byLexicography. Kedua teknik ini diuji melalui kasus uji pemilihan sekolah MenengahKejuruan di Bandung, dengan pengambil keputusan para siswa kelas-X SMK di kotaBandung. Sebagai hipotesa, ditetapkan bahwa teknik Sequential Elimination byConjunctive Constraints dan teknik Sequential Elimination by Lexicography optimalbagi kasus uji tersebut. Dengan mengukur kinerja kedua teknik dalam kasus uji,maka hasil pengujian akan diperbandingkan dengan hipotesa.
SISTEM MANAJEMEN EVALUASI KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SMK Rosa de Lima E. Padmowati; Akdon Akdon
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1931.478 KB)

Abstract

Pertambahan jumlah SMK Swasta berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan guru SMK yang berkualitas. Tiga tugas utama guru SMK adalah, pertama, mengajar, mendidik, membimbing, dan melatih peserta didik. Kedua, membantu pengelolaan dan pengembangan SMK, dan ketiga, mengembangkan keprofesionalan melalui studi lanjut, kegiatan penelitian, atau praktek magang di perusahaan.SMK dipimpin oleh kepala SMK dan kepala program keahlian. Salah satu wewenang Pimpinan SMK adalah menyusun rencana penugasan guru, memberikan dukungan, pengarahan, dan keleluasaan, sehingga mereka termotivasi untuk terus mengembangkan diri dan sekaligus mengembangkan sekolah. Pimpinan SMK harus melakukan kontrol dan evaluasi terhadap hasil kerja guru. Hasil evaluasi kinerja guru SMK dapat digunakan sebagai pendukung proses pengambilan keputusan pimpinan SMK. Misalnya, sebagai dasar pertimbangan saat promosi jabatan, mutasi/rotasi, penetapan guru teladan, pemutusan hubungan kerja, sertifikasi guru, dan proses akreditasi SMK.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan dokumen analisis model sistem manajemen evaluasi kinerja guru dan tenaga kependidikan SMK. Studi kasus dilakukan pada sebuah SMK swasta di kota Bandung, menggunakan empat belas kriteria utama dan setiap kriteria utama memiliki 2-4 sub-kriteria.Standar penilaian menggunakan normalisasi data (berbasis keuntungan dan biaya) dan konversi data. Teknik penilaian menggunakan Weighting Method dan Grid Analysis. Teknik Weighting Method digunakan untuk proses evaluasi kinerja guru di setiap akhir tahun ajaran. Teknik Grid Analysis digunakan untuk proses pengembangan hasil evaluasi kinerja tahunan, sesuai kebutuhan pihak eskternal (perusahaan atau pemerintah). Untuk pengembangan sistem manajemen evaluasi kinerja guru SMK, pimpinan SMK dapat mengelola data kriteria/sub-kriteria, mengelola data nilai (kuantitatif, kualitatif, konversi) dalam standar penilaian, dan mengelola data bobot setiap kriteria sesuai teknik penilaian yang digunakan.  
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UMAT KATOLIK KEUSKUPAN BANDUNG Rosa de Lima Padmowati; Veronica Moertini; Vania Natali
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2997.551 KB)

Abstract

Setelah dokumen dan kelengkapan Proposal Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul Sistem Informasi Manajemen Umat (SIMU) Keuskupan Bandung, disetujui oleh Pimpinan LPPM Unpar, maka proses pembangunan SIMU pun dilakukan. Kegiatan sepanjang tahun 2015 merupakan kegiatan pembangunan SIMU, dan resmi diluncurkan pada saat acara Sinode Keuskupan Bandung, oleh Uskup Bandung, 22 November 2015 di Lembang.SIMU dibangun setelah melakukan tahap analisis kebutuhan sistem, menggunakan teknik survey pengamatan, wawancara, dan analisis dokumen saat kini. Kemudian dirancang bagan aliran kerja dan prosedur SIMU sesuai spesifikasi para pengguna SIMU. Pembangunan perangkat lunak SIMU diawali dengan analisis kebutuhan perangkat lunak, menggunakan usecase Diagram dan Entity-Relation Diagram. Pada tahap perancangan, dirancang antarmuka sistem, perancangan fisik basisdata, pengkodena program menggunakan framework Odoo, serta perancangan arsitektur jaringan (berbasis web).SIMU disosialisasikan melalui rapat rutin per tiga bulan dengan pimpinan keuskupan dan tiga kali pertemuan dengan para pastor se keuskupan di Pratista. SIMU telah diujicobakan di dua paroki di Bandung (Odilia dan Ignatius) selama dua minggu. Telah dilakukan pelatihan bagi para staf sekretariat paroki yang kelak akan berperan sebagai Admin Paroki dalam SIMU. Pada acara Sinode 22 November 2015, Uskup Bandung akan meresmikan SIMU.Selanjutnya, sejak Desember 2015 dan selama Januari-Juni 2016, sosialisasi SIMU secara langsung ke setiap dekenat dilakukan. Setiap paroki harus melakukan migrasi data PISA ke dalam SIMU, dan transaksi data umat beralih menggunakan SIMU, paling lambat pada Juni 2016. Sepanjang tahun 2016 akan dilakukan evaluasi dan perawatan SIMU berdasarkan kendala dan kebutuhan baru yang muncul.