Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : medical scope journal msj

Perilaku Masyarakat Desa terhadap Penyakit Malaria di Masa Pandemi Covid-19 Rading, Fabio B.; Pijoh, Victor D.; Tuda, Josef S. B.
Medical Scope Journal Vol 3, No 1 (2021): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.3.1.2021.33073

Abstract

Abstract: To date, the number of malaria cases in North Sulawesi is still quite high which may be influenced by community behavior. Kauditan District, especially in Kaima village, is one of the areas in North Minahasa Regency that has the highest incidence of malaria. Moreover, community's behavior has changed greatly during the current Covid-19 pandemic. This study was aimed to determine the behavior of the Kaima village community, Kauditan District, North Minahasa Regency towards malaria during the Covid-19 pandemic. This was a descriptive study. There were 100 people of Kaima village as respondents in this study. The results showed that based on the level of knowledge about malaria, 66 respondents (66%) had good knowledge. Based on the attitudes towards malaria, 95 respondents (95%) had good attitudes. Based on the action against malaria, 61 respondents (61%) had good action. In conclusion, during Covid-19 pandemic, people of Kaima village had good knowledge about the malaria incidence, however, there was lack of knowledge about the types and activities of biting of the mosquitoes. Moreover, people of Kaima village had good attitude and good actions towards malaria incidence, albeit, there are still obstacles in implementing these actions.Keywords: behavior; malaria; Covid-19  Abstrak: Angka kasus malaria di Sulawesi Utara yang masih cukup tinggi mungkin dipengaruhi oleh perilaku masyarakat. Kecamatan Kauditan terlebih khusus di desa Kaima merupakan salah satu daerah di Kabupaten Minahasa Utara yang memiliki angka kejadia malaria tertinggi. Di masa pandemi Covid-19, perilaku masyarakat sudah sangat berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku masyarakat Desa Kaima Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara terhadap penyakit malaria di masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ialah deskriptif. Terdapat 100 responden dalam penelitian ini yang merupakan masyarakat Desa Kaima. Hasil penelitian mendapatkan bahwa berdasarkan tingkat pengetahuan terhadap penyakit malaria didapatkan subjek yang berpengetahuan baik sebanyak 66 orang (66%). Berdasarkan sikap terhadap penyakit malaria didapatkan subjek yang mempunyai sikap baik sebanyak 95 orang (95%). Berdasarkan tindakan terhadap penyakit malaria didapatkan subjek yang mempunyai tindakan baik sebanyak 61 orang (61%). Simpulan penelitian ini ialah pada masyarakat Desa Kaima di masa pandemi Covid-19, pengetahuan terhadap kejadian malaria secara keseluruhan sudah baik namun masyarakat masih kurang pengetahuan mengenai jenis dan aktivitas mengigit nyamuk, Sikap masyarakat dan tindakan masyarakat terhadap kejadian malaria sudah baik, namun terdapat kendala dalam pelaksanaan tindakan tersebut. Kata kunci: perilaku masyarakat; malaria; pandemi Covid-19
Perbandingan Sensitivitas dan Spesifisitas Pemeriksaan Mikroskopik dengan Rapid Diagnostic Test (RDT) Berbasis Histidine Rich Protein-II pada Sampel Darah Penderita Demam Sitanggang, Benedict C.; Tuda, Josef S. B.; Pijoh, Victor D.
Medical Scope Journal Vol. 8 No. 2 (2026): MEDICAL SCOPE JOURNAL
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v8i2.66774

Abstract

Abstract: Malaria is an infectious disease caused by the Plasmodium parasite, transmitted through the bite of Anopheles mosquitoes, with high incidence in tropical and subtropical regions. Malaria control relies on early diagnosis using methods such as microscopy test or rapid diagnostic test (RDT), which are effective for rapid detection, especially in areas with limited access to healthcare services. This study aimed to compare the sensitivity and specificity of microscopy test with Histidine-Rich Protein II-based RDT in blood samples of fever patients. This was an analytical observational study with a quantitative approach with a cross-sectional design. The data obtained were then processed, organized in a 2x2 table format, and analyzed using the McNemar test. The results showed that the RDT had an effectiveness comparable to the microscopic method as the gold standard in detecting Plasmodium falciparum infection, with high sensitivity and specificity, making RDT a viable diagnostic alternative for malaria patients. In conclusion, the rapid diagnostic test (RDT) method demonstrates good effectiveness and speed in detecting Plasmodium falciparum infection, as well as sufficient accuracy comparable to microscopic examination. Keywords: Plasmodium falciparum; microscopy test; rapid diagnostic test    Abstrak: Malaria ialah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles, dengan kasus tinggi di daerah tropis dan sub tropis. Pengendalian malaria mengandalkan diagnosis dini menggunakan metode seperti mikroskopik atau rapid diagnostic test (RDT), yang efektif untuk deteksi cepat, terutama di wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaanmikroskopik dengan RDT berbasis Histidine Rich Protein-II pada sampel darah penderita demam. Jenis penelitian ialah analitik observasional menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Data yang didapat diolah, disusun, dalam bentuk tabel 2x2 dan dilakukan uji Mcnemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan RDT memiliki efektivitas yang sebanding dengan metode mikroskopik sebagai baku emas dalam mendeteksi infeksi Plasmodium falciparum, dengan sensitivitas dan spesifisitas tinggi, sehingga RDT dapat digunakan sebagai alternatif diagnostik pada penderita malaria. Simpulan penelitian ini ialah metode pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT) memiliki efektifitas dan kecepatan yang baik dalam mendeteksi infeksi Plasmodium falciparum serta memiliki keakuratan yang cukup baik seperti pemeriksaan mikroskopik. Kata kunci: Plasmodium falciparum; pemeriksaan mikroskopik; rapid diagnostic test