Skala kualitas yang penting untuk menilai kestabilan suatu bahan obat adalah kandungan bahan aktif, termasuk sifat yang terlihat secara sensorik, secara miktobiologis, toksikologis, dan aktivitas terapetis bahan itu sendiri. Kandungan bahan aktif yang bersangkutan secara internasional ditolerir suatu penurunan sebanyak 10% dari kandungan sebenarnya. Penelitian ini untuk menggetahui adakah penurunan kadar obat ranitidin injeksi ditinjau dari lamanya penyimpanan, menggunakan metode spektrofotometri uv – vis. Hasilnya menunjukan penurunan kadar obat sebanyak 15% pada penyimpanan selama 5 hari, dan 10% pada penyimpanan 10 hari. Dapat disimpulkan ranitidin injeksi ampul bening merek generik terpengaruh cahaya selama penyimpanan.