JB Prasodjo
Faculty of Medicine,SebelasMaret University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Gizi Terhadap Tingkat Kepatuhan Minum Tablet Fe Dan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester II Di Kabupaten Wonosobo Prihantina Utami, Okbrinta Wulandari; Prasodjo, JB; Sulaeman, Endang Sutisna
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Beberapa faktor yang menyebabkan cakupan ibu hamil mendapat tablet Fe rendah yang paling umum adalah kekurangan zat besi sehingga terjadi penurunan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Rendahnya pendidikan gizi menyebabkan rendahnya pengetahuan tentang informasi kesehatan yang membentuk perilaku dapat mempengaruhi ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe dan zat gizi yang baik.Metode: menggunakan penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian yaitu 66 ibu hamil dengan sampel menggunakan random sampling dengan sampel sebanyak 66 ibu hamil trimester II. Analisis data menggunakan paired sample t-test, independent sample t-test dan chi-square.Hasil: Tidak terdapat pengaruh pendidikan gizi terhadap karakteristik usia (p=0,107), gravida (p=0,647), pendidikan terakhir ibu hamil (p=0,246) dan pendapatan suami (p=0,291). Pengaruh pendidikan gizi terhadap pekerjaan ibu hamil (p=0,002).Terdapat pengaruh pendidikan gizi tanpa media power point dan leaflet terhadap tingkat pengetahuan (p=0,004). Sedangkan tidak ada pengaruh pendidikan gizi terhadap tingkat kepatuhan minum tablet fe (0,161) dan kadar hemoglobin (p=0,536). Terdapat pengaruh pendidikan gizi dengan media power point dan leaflet terhadap tingkat pengetahuan (p=0,017), tingkat kepatuhan minum tablet fe (p=0,000) dan kadar hemoglobin (p=0,002). Terdapat perbedaan pendidikan gizi media power point dan leaflet serta tanpa media power point dan leaflet terhadap tingkat pengetahuan (p=0,027), tingkat kepatuhan minum tablet fe (p=0,010), kadar hemoglobin (p=0,000) setelah perlakuan. Terdapat pengaruh tingkat kepatuhan minum tablet fe terhadap kadar hemoglobin (p=0,001).Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan gizi dengan media power point dan leaflet atau tanpa media power point dan leaflet terhadap tingkat kepatuhan minum tablet fe, kadar hemoglobin dan tingkat pengetahuan. Tidak terdapat pengaruh pendidikan gizi terhadap kadar hemoglobin pada kelompok kontrol. Terdapat perbedaan pendidikan gizi dengan media power point dan leaflet serta tanpa media power point dan leaflet terhadap tingkat kepatuhan minum tablet fe, kadar hemoglobin dan tingkat pengetahuan setelah perlakuan. Kata Kunci : Pendidikan gizi, pengetahuan, kepatuhan minum tablet fe, hemoglobin
Pengaruh Konseling Gizi, Aktivitas Fisik, Dan Asupan Makanan Terhadap Penurunan Berat Badan Remaja SMA Yang Kegemukan Emilia, Emilia; A. R, Risya Cilmiaty; Prasodjo, JB
Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Remaja SMA kegemukan di pengaruhi dua faktor utama, yaitu faktor  internal dan eksternal. Hormon & genetik merupakan faktor internal dan asupan makanan merupakan  faktor eksternal yang dapat dikendalikan. Konseling gizi salah satu upaya untuk mengintervensi remaja kegemukan dengan cara mengubah prilaku  tanpa pemberian makanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konseling gizi, aktivitas fisik, dan asupan makanan terhadap penurunan berat badan remaja SMA yang kegemukan.Metode: Jenis penelitian analitik,  desain penelitian  quasi exsperimental dengan rancangan“ Pretest-Postest Control Group Design". Teknik pengambilan sampel dengan  cara stratified purposive sampling. Sampel  berjumlah 46 subjek yang dibagi dalam 3 kelompok perlakuan, setiap kelompok berjumlah 16 subjek. Data aktivitas fisik menggunakan  kuesioner IPAQ, data asupan makanan menggunakan kuesioner FFsQ, data  berat badan dan tinggi badan menggunakan antropometri. Analisis data menggunakan uji one way anova, uji Product moment (person korelation), dan uji  multiple regression linier .    Hasil Penelitian: Jumlah subjek sebanyak 42, disebabkan karena menolak pengisian form, melakukan penimbangan, dan konseling individu yang terjadi pada bulan kedua dan ketiga pengumpulan data. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan bermakna antara konseling gizi dengan penurunan berat badan p= 0.219, tidak terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan penurunan berat badan(kelompok kontrol nilai  p=0.556, kelompok P1 nilai p=0.592, kelompok P2 nilai p=0.991), tidak terdapat hubungan bermakna antara asupan makanan  dengan penurunan berat badan (kelompok kontrol nilai  p=0.495, kelompok P1 nilai p=0.154, kelompok P2 nilai p=0.884). Uji  multivariat tidak terdapat hubungan bermakna antara konseling gizi, aktivitas fisik, dan asupan makanan dengan penurunan berat badan(p=0.247), dengan koefisien determinasi (R2) 0.31%.Kesimpulan Penelitian : Konseling gizi, aktivitas fisik, dan asupan makanan  tidak mempengaruhi penurunan berat badan remaja SMA yang kegemukan Kata Kunci: Konseling Gizi, Aktivitas Fisik, Asupan Makanan, Berat Badan Remaja SMA Yang Kegemukan.