Bagi pengguna yang mencari berbagai sumber informasi di perpustakaan, hanya ada satu keinginan, yaitu: disambut seorang pelayan dengan tiga karakteristik andalannya yaitu berpengetahuan luas, pandai menangani keberagaman permintaan apapun dan tulus membantu pemenuhan kebutuhan akan informasi. Latar belakang pendidikan formal pustakawan berkorelasi erat dengan kiprahnya di lapangan di dalam melayani pengguna berbagai lapisan: mahasiswa, dosen, peneliti dan pemerhati perpustakaan lainnya. Idealnya seorang pustakawan memiliki empat belas kriteria, sebagai berikut: memiliki keterampilan manajerial kepustakawanan, memahami ilmu jiwa dan pendidikan, menanggapi perkembangan teknologi bibliografis, menunjukkan sosoknya sebagai seorang generalis, memiliki kemampuan mengajar melalui komputer, terampil mengolah, mendiversifikasikan, dan memberdayakan informasi berbasis komputer, mampu berkreasi melalui promosi koleksi non-buku, memiliki ketajaman menganalisis makna isi sebuah artikel, buku, atau prosiding seminar, memahami perkembangan masyarakat dan lingkungan, menyadari kelasnya yang tergolong profesional, mendalami informasi dan ilmu komunikasi, terutama untuk menjangkau clientele sebanyak mungkin, memiliki sense of media yang baik, sebagai subject specialist, mampu menampilkan unjuk kerja terpuji dalam menjalin hubungan antar sesama sdi (sumber daya insani). Unsur lain yang tidak kalah pentingnya dengan senarai kemampuan seperti terpapar dimuka adalah kemahiran menggunakan bahasa asing. Semakin profesional seseorang semakin luwes pula cara berfikirnya hal yang kerap berkorelasi dengan muatan psikologis, yaitu kemampuan membaca pola fikir orang lain yang sedang menjadi lawan interaksinya dalam berkomunikasi, bersedia menerima pendapat orang lain dan menyesuaikan irama penyampaian gagasannya.