This Author published in this journals
All Journal Media Pustakawan
Agus Wahyudi
Perpustakaan Nasional

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Media Pustakawan

Tentang Dalil Lotka. Perbedaan Antara Complete Count dengan Straight Count : Studi Produktivitas Penulis pada Majalah Visi Pustaka Periode Terbit Tahun 2005-2014 Agus Wahyudi
Media Pustakawan Vol 25, No 1 (2018): Maret
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.209 KB) | DOI: 10.37014/medpus.v25i1.189

Abstract

Abstrak Salah satu objek kajian utama dalam ilmu bibliometrik adalah Dalil Lotka. Dalil Lotka menggambarkan tinggi rendahnya produktivitas penulis pada bidang ilmu tertentu. Terdapat tiga teknik penghitungan partisipasi penulis pada dalil Lotka. Penelitian ini mengkaji produktivitas penulis pada majalah Visi Pustaka selama kurun waktu 2005-2014 dengan menggunakan teknik penghitungan partisipasi penulis straight count dan complete count. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil produktivitas penulis bila menggunakan straight count dan complete count. sebanyak 189 artikel yang ditulis oleh 116 penulis jika menggunakan straight count dan sebanyak 131 penulis jika menggunakan complete count. Uji Kolmogorov-Smirnov (tes K-S) dilakukan untuk menguji kesesuaian dalil Lotka pada data yang diobservasi. Hasil uji K-S menunjukkan bahwa distribusi produktivitas penulis pada majalah Visi Pustaka kurun waktu 2005-2014 sesuai dengan dalil Lotka (tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pengamatan dengan nilai teoretis dalil Lotka) baik menggunakan teknik penghitungan partisipasi penulis straight count maupun complete count.
Analisis Kebutuhan Sistem e-Deposit (Sistem Serah Simpan Karya Elektronik) Agus Wahyudi; Teguh Gondomono; Suci Indrawati Irwan; Wijiyanto Wijiyanto; T. Syamsul Bahri
Media Pustakawan Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i5.3271

Abstract

Undang-undang nomor 4 tahun 1990 tentang serah simpan karya cetak dan karya rekam merupakan undang-undang deposit yang mengatur kewajiban bagi para penerbit atau pengusaha rekaman untuk menyerahkan karyanya, baik itu karya cetak maupun karya rekam kepada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan perpustakaan daerah. Bidang yang bertugas untuk melaksanakan amanat undang-undang ini adalah Direktorat Deposit Bahan Pustaka. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan dan kebutuhan sistem e-deposit bagi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sampai dengan tahap permodelan bisnis proses (requirement development) perangkat lunak e-deposit yang meliputi penghimpunan, pengelolaan dan pelaporan. Data dihimpun melalui observasi lapangan, wawancara, FGD (Focus Group Discussion) dan penyebaran kuesioner ke penerbit. Data diolah dengan menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan VORD (Viewpoints Oriented Requirements Definition) untuk pembuatan aplikasi e-deposit. Dari kajian ini diketahui bahwa Perpustakaan Nasional Republik Indonesia khususnya Direktorat Deposit Bahan Pustaka secara umum siap menjalankan sistem e-deposit. Hal ini didukung dengan dukungan infrastruktur teknologi informasi komunikasi yang dimiliki oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dukungan peraturan dan penganggaran namun tetap memerlukan penambahan sarana perangkat keras seperti UPS dan server. Hasil analisis VORD dijabarkan berupa suatu uraian yang menyangkut perilaku dari sistem (aplikasi) yang akan dikembangkan.
Evaluasi Perbandingan Koleksi Terbitan Berkala Perpustakaan Nasional RI Sebagai Hasil Pelaksanaan UU No.4 Tahun 1990 dengan Koleksi PDII LIPI Sebagai Hasil Pelaksanaan International Standard of Serial Number: Studi Kasus pada Koleksi Terbitan Berkala Bidang Perpustakaan dan Informasi Agus Wahyudi; Rizki Bustomi; Reza Putra Hariwantyo; Afdini Rihlatul Mahmudah
Media Pustakawan Vol 25, No 5 (2018): Desember -- edisi khusus
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v25i5.3276

Abstract

Undang-Undang No.4 Tahun 1990 Tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam mewajibkan setiap penerbit dan pengusaha rekaman untuk menyerahkan hasil terbitannya kepada Perpusnas RI. Salah satu bentuk terbitan yang harus diserahkan berdasarkan UU No.4 Tahun 1990 ini adalah terbitan berkala. Selain Perpusnas RI, lembaga negara yang juga memiliki tugas dan wewenang untuk melakukan pemantauan publikasi terbitan berkala yang diterbitkan di Indonesia adalah PDII LIPI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jumlah dan kelengkapan terbitan berkala bidang perpustakaan dan informasi yang dimiliki Perpusnas RI dengan membandingkan koleksi PDII LIPI serta faktor yang mempengaruhi penerbit menyerahkan terbitannya. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah terbitan berkala bidang ilmu perpustakaan dan informasi yang terindeks pada laman http://isjd.pdii.lipi.go.id/dan INLIS modul deposit sebanyak 86 judul. Perpusnas RI memiliki koleksi sebanyak 42 judul/293 eksemplar. Sedangkan PDII LIPI memiliki sebanyak 70 judul/670 eksemplar. Faktor yang menjadi penyebab dari perbedaan jumlah koleksi adalah faktor historis dan faktor kepentingan penerbit. Secara historis ISSN lebih dahulu dilaksanakan bila dibandingkan dengan UU No.4 Tahun 1990. Dari sisi kepentingan, penerbit lebih mengutamakan menyerahkan terbitannya kepada PDII LIPI dengan alasan utama sebagai persyaratan ISSN dan akreditasi. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran penerbit masih menjadi faktor dominan penyebab tidak optimalnya pelaksanaan UU No.4 tahun 1990 pada koleksi terbitan berkala khususnya yang bersifat ilmiah. Agar pelaksanaan UU No.4 Tahun 1990 dapat tercapai dengan optimal, Perpusnas RI perlu menjalankan strategi dan metode baru pada aspek penghimpunan yang didukung dengan penguatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana dan sistem.