Fenomena perubahan iklim secara global, tingkat keandalan sistem dan infrastruktur energi peran strategis dalam fluktuasi pemakaian energi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemakaian listrik konsumen rumah tangga di wilayah kerja PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Praya, Lombok Tengah. Dua variabel independen yang dianalisis meliputi temperatur rata-rata bulanan dan jumlah gangguan distribusi per bulan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, menggunakan data bulanan tahun 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur rata-rata bulanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemakaian listrik rumah tangga dimana dengan kenaikan 1°C dalam temperatur bulanan rata-rata akan meningkatkan konsumsi listrik sebesar 167.656,406 kWh, sedangkan jumlah gangguan distribusi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi PT PLN (Persero) dalam merumuskan kebijakan pelayanan kelistrikan, terutama dalam aspek pengelolaan dampak perubahan suhu lingkungan. Sementara itu, meskipun gangguan distribusi tidak signifikan dalam model ini, peningkatan kualitas jaringan tetap penting untuk menjamin kenyamanan dan keandalan layanan bagi pelanggan.