Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)

Studi Literatur: Analisis Persepsi UMKM Di Indonesia Terhadap Cyber Security Menggunakan Model Protection Motivation Theory (PMT) Septian Reri Winarto; Rahadian Bisma
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 01 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.072 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n01.p20-28

Abstract

Perkembangan teknologi pada era sekarang ini telah mengambil andil dalam bermacam aspek kehidupan manusia, salah satunya adalah bidang ekonomi. Namun, tak sedikit pelaku bisnis atau ekonomi yang belum memanfaatkan teknologi untuk mendukung operasional bisnis mereka. Pelaku ekonomi yang salah satunya memegang andil dalam kemajuan ekonomi di Indonesia yaitu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Besarnya jumlah UMKM di Indonesia tidak sebanding dengan pemanfaatan teknologi yang telah dilakukan. Bahkan, data menunjukkan angka yang sangat kecil terkait pemanfaatan teknologi oleh UMKM di Indonesia. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami bagaimanakah persepsi UMKM di Indonesia terkait intensinya mengadopsi teknologi yang ditinjau dari sudut pandang Cyber Security. Model yang diadopsi dalam penelitian ini adalah Protection Motivation Theory (PMT). Penelitian ini dilakukan dengan mencari referensi-referensi dari literatur yang relevan dengan topik dan konteks penelitian, lalu melakukan perbandingan dengan kondisi UMKM di Indonesia. Faktor-faktor yang muncul dari hasil penelitian terdahulu ditelaah dan dianalisa dengan kondisi UMKM di Indonesia. Faktor-faktor yang diasumsikan dapat memberikan pengaruh kepada UMKM di Indonesia dalam mengadopsi teknologi dari sudut pandang Cyber Security, antara lain Perceived Severity, Perceived Vulnerability, Response Efficacy, Self-Efficacy, dan Response Cost, serta dilakukan penambahan variabel Habit dengan asumsi bahwa intensi dapat juga dipengaruhi oleh kebiasaan.
Perencanaan Tata Kelola Keamanan Informasi dalam Penerapan Cloud Computing Menggunakan ISO 27001:2013 pada PT.SPINDO,Tbk Diana Anggraini; Rahadian Bisma
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 01 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.944 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n01.p46-54

Abstract

PT.SPINDO,Tbk merupakan sebuah perusahaan dengan kapasitas produksi terbesar di Indonesia sebagai penghasil pipa baja. Sebagai perusahaan dengan aktivitas produksi besar, PT.SPINDO,Tbk ingin menerapkan layanan mail server berbasis cloud computing untuk memudahkan komunikasi namun tetap secara professional. Layanan cloud computing menjadi layanan yang paling diminati oleh perusahaan karena memberikan kemudahan dan kenyamanan diakses dimana saja melalui jaringan internet serta dapat menghemat biaya infrastruktur TIK. Namun, disamping kemudahan dan kenyamanan yang disediakan layanan cloud computing terdapat berbagai macam ancaman antara lain multi-tenant, kehilangan data, kehilangan kontrol, proteksi data dan privasi, serta penurunan performa. Ancaman dalam penerapan cloud computing sebagian besar terkait pada lingkup keamanan informasi. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan perencanaan tata kelola keamanan informasi yang baik. Perencanaan tata kelola keamanan informasi pada penelitian ini menggunakan SNI ISO 27001:2013 sebagai acuan kontrol keamanan informasi. Penelitian ini menggunakan metode OCTAVE dengan pendekatan evaluasi risiko terhadap aspek CIA. Hasil penelitian berupa perencanaan kebijakan dan prosedur yang diperlukan untuk menjaga keamanan informasi dalam penerapan layanan berbasis cloud computing.
Studi Perbandingan Performa Aplikasi Web Monolitik dan Microservice Berbasis Apache Kafka Yusuf Christian; Rahadian Bisma
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 01 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.074 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n01.p79-88

Abstract

Perkembangan sistem teknologi informasi menjadi salah satu alasan dan upaya untuk mengantisipasi adanya tantangan yang dapat berdampak langsung kepada kualitas layanan sebuah sistem. Pembuatan aplikasi tidak terlepas dari sebuah perancangan dan desain aplikasi itu sendiri. Terdapat dua cara perancangan sebuah infrastruktur aplikasi, yaitu monolitik dan microservice. Pada sistem monolitik pengujian dan perbaikan error sangat sulit, karena sistem tersebut tidak dapat dipisahkan dan dilokalisasikan. Sedangkan dalam sistem microservice sistemnya terpisah dan sangat independen, fokus untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ringan, cara kerjanya yang modular, serta sangat cocok untuk sistem yang dinamis dan konstan dalam perkembangannya. Setiap layanan yang dibuat pada microservice juga bisa menggunakan teknologi yang berbeda.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan perbandingan performa aplikasi web monolitik dan microservice. Pengujian dilakukan dengan cara memberikan beban request yang dikirimkan dari aplikasi stress tool kepada server. Pengujian dilakukan dengan menggunakan pola ramp, yaitu pola yang memberikan beban yang meningkat seiring berjalannya waktu hingga batas yang telah ditentukan.Dari hasil pengujian yang dilakukan, performa aplikasi web microservice lebih baik dibanding dengan aplikasi web monolitik karena dapat menerima load yang lebih besar. Meskipun memiliki performa yang lebih baik, aplikasi web microservice menggunakan resource CPU yang lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi web monolitik. Kata Kunci — sistem, perbandingan, performa, Microservice, Monolitik.