Talitha Salsabila
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Syntax Transformation

Analisis Respresentasi Maskulinitas Pada Tokoh Juno Film “Ku Cumbu Tubuh Indahku” Astono Teguh Prasetyo; Talitha Salsabila; Tika Ramadani; Feizal Bagoes Kusuma
Jurnal Syntax Transformation Vol 1 No 08 (2020): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v1i8.136

Abstract

Film selalu mempengaruhi masyarakat berdasarkan isi pesan yang disampaikan dalam film tersebut. Pesan yang terkandung dalam film akan membentuk pola pikir dan perilaku penonton. Film “Kucumbu Tubuh Indahku” merupakan film yang menceritakan tentang perjuangan seorang penari pria bernama Juno yang memiliki kisah traumatik di kehidupanya yang membuat dirinya menjadi pria yang feminim karena hidup di bawah tekanan. Di dalam fim tersebut Juno di gambarkan sebagai pria yang feminim dan tidak membawa pesan maskulinitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan menggunakan pendekatan semiotika terkhusus semiotika John Fiske. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana maskulinitas direpresentasikan oleh Juno dalam film “Kucumbu Tubuh Indahku” berdasarkan level realitas. Ada beberapa teori yang digunakan penelitian ini yaitu teori komunikasi, komunikasi massa, film, representasi, semiotika, dan maskulinitas. Berdasarkan hasil analisis yang didapatkan peneliti mengenai representasi maskulinitas Tokoh Juno dalam film “Ku Cumbu Tumbuh Indahku” di gambarkan sebagai pria yang sangat bertolak belakang dengan representasi Maskulin dimana karakter dan penggambaran tokoh Juno memiliki sifat ke wanita-an yang dikonstruksikan sebagai pria pendiam, lemah gemulai, pandai menari, pandai memasak,dan pandai berdandan. Maka tokoh Juno dapat direpresentasikan sebagai karakter pria yang feminim atau pria yang kurang Maskulin.