Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Karakterisasi Sifat Optik Dan Optoelektronik Pada Multilayer Molibdenum Disulfida (mos2) Fitri Atikah; I. P. Handayani; Memoria Rosi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Molibdenum disulfida (MoS2) menarik perhatian karena sifat photoluminescence dan optoelectronics yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan perangkat photodetector, phototransistor, dan LED. Pada tugas akhir ini, penulis melakukan penelitian dengan tujuan mengamati sifat optik pada larutan MoS2, sifat listrik MoS2, pengaruh intensitas cahaya pada sifat listrik multilayer MoS2, dan pengaruh gangguan mekanik terhadap sifat listrik. Pengujian sifat listrik dilakukan dengan cara mendeposisikan MoS2 di atas substrat PET menggunakan metode drop casting, membuat elektroda pasta perak, dan mengukur kurva IV menggunakan Keithley 2400
Karakterisasi Raman Spektroskopi Pada Heterostruktur Mos2/ws2 Fitria Dwi Puspitaningrum; Ismudiati Puri Handayani; Memoria Rosi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Material 2D graphena menghasilkan banyak inovasi baru dibidang material antara lain sebagai superkapasitor, lithium baterai dan penyimpanan energi pada sel surya. Namun diantara sifat-sifat baik yang dimiliki graphena, ketidak adaan celah pita energi graphene membuat celah pita energi material tersebut tidak mudah dikontrol seperti semikonduktor. Material dichalcogenida yang memiliki sifat semikonduktor diusulkan menjadi pelengkap graphene dan biasanya dikombinasikan menjadi suatu heterostruktur. Selain itu heterostruktur dichalgonide juga banyak diteliti dan menghasilkan sifat menarik seperti sebagai fotodetektor. Pada tugas akhir ini penulis mempelajari heterostruktur MoS2/WsS2 yang dibuat diatas substrat fleksibel PET dan dihasilkan dalam ruang terbuka dengan metode pengelupasan mekanik. Karakterisasi Raman spektroskopi dilakukan dengan menggunakan Xplora dan HR Horiba Raman Spektrometer, laser eksitasi berpanjang gelombang 532 nm dan range pengukuran 100-500 cm-1 . Mode-mode vibrasi MoS2 dan WS2 teramati dengan cukup jelas dan mencirikan perbedaan bahan monostruktur dan bahan heterostruktur. Pengembangan heterostruktur MoS2/WsS2 multilayer ini diharapkan dapat menyajikan informasi mengenai karakteristik pada bahan yang digunakan untuk mempermudah analisis dalam peningkatan pengembangan perangat elektronik berbasis nanodevice dimasa mendatang. Kata kunci: heterostruktur MoS2/WS2, spektroskopi Raman, eksfoliasi mekanik. Abstract Graphene 2D material produces many new innovations in the field of materials such as supercapacitors, lithium batteries and energy storage in solar cells. But among the good properties that graphene has, the ins and no gaps in graphene energy bands make the gaps in the material's energy bands not easily controlled like semiconductors. Dichalcogenide material that has semiconductor properties is proposed to be a complement to graphene and is usually combined into a heterostructure. In addition, heterostructure dichalgonide is also widely researched and produces interesting properties such as photodetektor. In this Final Project the author studied the MoS2/WsS2 heterostructure created on top of the PET flexible substrate and produced in an open space by mechanical exfoliation method. Characterization of Raman spectroscopy is done using Xplora and HR Horiba Raman Spectrometer, laser excitation with wavelength of 532 nm and measurement range of 100- 500 cm-1. MoS2 and WS2 vibration modes are observed quite clearly and characterize differences in monostructure materials and heterostructure materials. The development of the MoS2/WS2 multilayer heterostructure is expected to provide information on the characteristics for future nanodevice-based electronics. Keywords: MoS2/WS2 multilayer heterostructure, Raman spectroscopy, mechanical exfoliation method
Fabrikasi Elektroda Karbon Aktif Superkapasitor Dengan Menggunakan Metode Hotpress Faridz Abimanyu; Memoria Rosi; Abrar Abrar
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Superkapasitor merupakan perangkat penyimpanan muatan yang sedang dikembangkan dari kapasitor konvensional. Terdapat dua material penting penyusun superkapasitor yaitu elektroda dan elektrolit. Elektroda terdiri dari material berpori (karbon aktif), material konduktif (carbon black), dan perekat binder Pada pembuatan elektroda terjadi permasalahan kurangnya daya rekat (adhesivitas) antara ketiga campuran bahan tersebut dengan pelat pengumpul arus (Current Collector). Hal ini disebabkan ketidakcocokan ikatan antara partikel ketiga bahan tersebut. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut maka dilaku
Sintesis Grafit Tereksfoliasi Dengan Larutan Garam K2SO4 Menggunakan Metode Elektrokimia Aji, Indrianto Bayu; Rosi, Memoria; Andiani, Linahtadiya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis grafit yang berasal dari pensil 2b menjadi exfoliated graphite dengan larutan garam anorganik K2SO4 menggunakan metode elektrokimia. Variasi konsentrasi larutan garam yang digunakan adalah 0,05 M, 0,1 M, 0,2 M, 0,35 M dan 0,5 M kemudian tegangan yang digunakan dalam proses eksfoliasi pada metode elektrokimia sebesar 15 V selama 3 menit. Konsentrasi 0,2 M dianggap optimal karena mendapatkan nilai yield tertinggi yaitu sebesar 15,12 %. Konduktivitas maksimal sebesar 10,5 x 10-3 s/m2, berdasarkan hasil cyclic voltammetry nilai kapasitansi tertinggi sebesar 21,2 F/g dan untuk karakterisasi galvanostatic charge discharge menunjukkan bahwa waktu pengisian dan pengosongan sebesar 2 µs. Sedangkan sebagai pembanding, untuk elektroda grafit tanpa eksfoliasi didapatkan nilai konduktivitas sebesar 0,7 x 10-3 s/m2 dan untuk kapasitansi sebesar 1,2 F/g. Elektroda pembanding melakukan pengisian pengosongan lebih lama sebesar 4 µs dikarena tidak melewati tahap aktivasi melalui metode elektrokimia.kan Kata Kunci- Grafit, exfoliated graphite, K2SO4, metode elektrokimia, superkapasitor
Sintesis Grafit Tereksfoliasi Dengan Na2O4 Menggunakan Metode Elektrokimia Santoso, Ricky Anthony; Rosi, Memoria; Andiani, Linahtadiya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Pada penelitian ini, dilakukan sintesis grafit tereksfoliasi dari batangan isi pensil 2B (grafit). Proses sintesis dilakukan menggunakan larutan garam anorganik Na2SO4 dengan metode elektrokimia. Sintesis grafit tereksfoliasi divariasi berdasarkan konsentrasi Na2SO4. Variasi konsentrasi Na2SO4 yang digunakan adalah 0,05 M; 0,1 M; 0,2 M; 0,3 M; dan 0,4 M. Proses elektrokimia dilakukan dengan tegangan 20 V. Grafit tereksfoliasi yang telah disintesis dikarakterisasi dengan tiga jenis pengukuran, yaitu four 3 point probe, galvanostatic charge 3 discharge, dan cyclic voltammetry untuk menentukan konduktivitas dan nilai kapasitansi spesifik dari grafit tereksfoliasi. Dari hasil karakterisasi tersebut ditunjukan adanya peningkatan konduktivitas dan kapasitansi spesifik sebesar 25,6 uS/m dan 31,8 mF/g saat menggunakan konsentrasi 0,3 M dari sebelumnya yang hanya 4,56 uS/m dan 4,48 mF/g saat menggunakan serbuk batangan isi pensil 2B (grafit). Kata kunci - Grafit Tereksfoliasi, Na2SO4, Elektrokimia