Pendekatan multimodalitas digunakan untuk menganalisis sebuah wacana secarakritis bukan hanya aspek linguistik tetapi juga paralinguistik. Tulisan ini mengidentifikasi aspek-aspek linguistik dan aspek paralinguistik dalam dongeng The Witches‟s House dan terjemahannya Rumah Para Penyihir. Aspek linguistik meliputi kosakata, tata bahasa dan struktur teks. Sedangkan aspek paralinguistik mencakup bentuk huruf, ukuran huruf, warna ilustrasi gambar, bentuk tubuh partisipan, dan benda-benda yang ada pada ilustrasi gambar. Peran aspek paralinguistik menguatkan karakter dan alur cerita dalam cerita dongeng ini serta menambah kedalaman ulasan linguistis.Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, modalitas, dan dongeng