This Author published in this journals
All Journal ALQALAM
Ahmad Sugiri
STAIN "Sultan Maulana Hasanuddin Banten" Serang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : ALQALAM

DIMENSI BUDAYA POLITIK DALAM PEMBENTUKAN EPSITEMOLOGI ARAB-ISLAM Ahmad Sugiri
Al Qalam Vol 14 No 74 (1998): September - October 1998
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.695 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v14i74.443

Abstract

Dalam mencermati sejarah pemikiran Islam, al­ Jabiri mengemukakan ada tiga struktur epistemologi yang pernah berkembang di kalangan umat Islam, ya­ itu bayani, irfani dan burhani. Ketiga bangunan epistemologi ini masing-masing memiliki karakteristik tersendiri. Bayani dibentuk oleh ilmu-ilmu Arab-Islam murni, seperti ilmu bahasa dan agama; irfani men­ cakup akumulasi dari berbagai gagasan, keyakinan dan mitos yang dilegitimasi oleh agama yang diyakini oleh para ahlinya sebagai "hakekat" di balik teks. Se­ dang burhani merupakan keilmuan filsafat yang diadopsi dari "dunia luar" terutana Yunani. Meski ketiganya memiliki karakteristik tersendiri, tetapi da­ lam perjalanan sejarah saling mempengaruhi dan me­ lengkapi membentuk dunia keilmuan Islam yang dinamis dan kreatifAkan tetapi dalam perkembangannya dewasa ini, hanya epistemologi bayani-lah yang mendominasi wa­ cana pemikiran Islam. Akibatnya otoritas dan domi­ nasi teks menjadi piranti metodologis keilmuan dalam dunia Islam. Otoritas teks secara ontologis-aksiologis menjadi suatu yang taken for granted, yang pada dataran epistemologis tak pernah ada batas untuk per­ tanyaan yang kritis dan paling radikal sekalipun.Sesungguhnya ketiga bangunan epistemologi di atas tidak terlepas dari pengaruh faktor heuristik dan budaya politik yang dijalankan oleh penguasa-pengua­ sa Islam. Kategori-kat egori budaya politik aqidah, ghanimah dan kabilah yang di petakan al-Jabiri, telah mempengaruhi dalam pembent ukan epistetologi Islam. Tulisanini mencoba menelus uri bagaimana pergumu lan antara budaya politik umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad sampai Abbasiyah awal dalam pemben­ tukan epistemologi Islam , dengan mengacu pada pemiki ran al-Jabiri.