Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI

Rancang Bangun Alat Pemotong Ikan Patin Otomatis untuk Bahan Baku Ikan Salai Edilla Edilla; Rudi Fesri; Made Rahmawaty; Hendriko Hendriko
JURNAL INTEGRASI Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Integrasi - Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v13i2.3243

Abstract

Catfish (Pangasius sp) is a type of fish that is widely used as raw material for processed smoked fish. Salai fish is one of the local culinary delights that are processed by cutting / splitting as well as drying and curing (smoking) which takes approximately 1-2 days and is one of the most familiar culinary delights in Indonesia, especially in Riau Province. However, in making this processed smoked fish, the process of cutting / splitting the fish is still done manually. This can be overcome by means of automatic feeder and catfish cutter. The way this tool works is that fresh fish will be put manually on the conveyor belt then the fish will go to the fish cutting process using a rotating circular blade and will cut the fish according to the depth has been adjusted for the raw material for processed catfish smoked fish. From data collection using 20 fish with a weight ranging from 150 to 365 grams and a length of fish ranging from 23 - 35 cm, the average working time of the 20 fish is 2,27 seconds. To determine the capacity of the tool, a continuous cutting process of 5 fish was carried out and the resulting time was 6,02 seconds, so in 1 minute this tool was able to process catfish as much as 48-49 fish per minute.
Pengaruh Jumlah Tranduser Pieszoelektrik Terhadap Efektifitas Proses Pencucian Mangkuk menggunakan Metode Ultrasonik Edilla Edilla; Andreas Lokananta; Syahrizal Syahrizal
JURNAL INTEGRASI Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Integrasi - Oktober 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v14i2.4548

Abstract

Wisata kuliner mie ayam dan bakso mudah dijumpai di sekitar kita. Biasanya para pedagang mie ayam dan bakso menggunakan mangkuk yang relatif sama yaitu mangkuk cap ayam jago. Umumnya para pedagang mie ayam dan bakso masih mencuci mangkuk-mangkuk secara manual. Oleh karena itu muncul ide untuk merancang alat pencuci mangkuk otomatis. Pencucian mangkuk menggunakan metode ultrasound. Proses dari alat pencuci mangkuk otomatis berawal dari mangkuk diumpan menggunakan konveyor. Mangkuk disemprot terlebih dahulu menggunakan pompa air yang diatur solenoid valve, kemudian mangkuk masuk ke dalam bak pencuci, air dalam bak akan digetarkan dengan frekuensi tinggi oleh ultrasound tranducer. Getaran tersebut akan menggetarkan partikel air yang akan bergerak dengan kecepatan tinggi. Gerakan ini layaknya penggosokan manual pada mangkuk, sehingga melunturkan kotoran pada mangkuk. Setelah beberapa waktu, mangkuk dikeluarkan dari bak pencuci dan dibilas kembali dengan semprotan air yang diatur menggunakan solenoid valve. Mangkuk yang telah dibilas dioper menuju rak penyusun menggunakan konveyor. Kapasitas pencucian yang dihasilkan alat pencuci mangkuk otomatis ini adalah 12 mangkuk bersih per menit.