Luluk Rochanah
STITNU Al Hikmah Mojokerto

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Seling: Journal of PGRA Study Program

Urgensi Workplace Fun Pendidik Terhadap Perkembangan Sosial Emosi Anak Usia Dini di Kabupaten Pasuruan Luluk Rochanah
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 3 No 1 (2017): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.881 KB) | DOI: 10.29062/seling.v3i1.199

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui urgensi workplace fun pendidik terhadap perkembangan sosial emosi anak usia dini di Kabupaten Pasuruan (2) Iplementasi Workplacefun terhadap perkembangan sosial Emosional Anak usia dini antara lain : Interaksi Anak dengan Guru, Interaksi anak dengan teman sebaya, Interaksi antara guru dengan Anak dan dengan teman sebaya 3) Peran Warga Sekolah dalam Implementasi perkembangan perilaku Sosial Emosional anak usia dini 4) Solusi Mengatasi Kendala dalam perkembangan Perilaku Sosial Emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menggunakan pendekatan berdasarkan perspektif fenomenologis. Analisis dilakukan dengan pendekatan fenomenologis, observasi dan selfreport. Data yang terkumpul diidentifikasi berdasarkan ketiga komponen Developmental Appropriateness Practices (DAP). Penelitian ini menghasilkan simpulan bahwa tercapainya perkembangan social emosi anak tidak terlepas dari aktifitas-aktifitas fun Actual ( yang menyenangkan) bagi guru di tempat kerja ketika bergaul dengan guru dan anak didik, aktifitas tersebut dapat dilihat dari 1) bekerja dengan hati gembira, 2) bekerja dengan penuh kasih sayang, 3) sarana dan prasaran yang memadai 4)Reward dari kepala sekolah bagi guru berprestasi 4) Penghargaan dari organisasi 5) Family gathering, 6) kesempatan guru untuk menyelesaikan pendidikan S1. Perkembangan social emosi anak diimplementasikan dalam 1) interaksi anak dengan guru di sekolah anak melalui kegiatan rutin, 2) Interaksi dengan teman sebaya melalui kegiatan bermain. 3) Interaksi antara guru dengan anak dan teman sebaya, interaksi ini terwujud dari kegiatan spontan, dengan wujud mengucap kata tolong, terimakasih, maaf, bertutur kata sopan. Peran warga sekolah dalam implementasi perkembangan perilaku social emosi a) peran kepala sekolah memberi keteladanan, mengadakan evaluasi b) Peran guru sebagai pengajar dan mendidik serta memberi keteladanan bagi anak. c) Peran anak ditunjukkan dengan sikap ceria anak ketika mereka ada di lingkungan sekolah. d) Peran orang tua dalam mewujudkan implementasi perkembangan perilaku sosial emosional.
Pengembangan Permainan Gelas Berangka Warna Warni pada Kemampuan Fisik Motorik dan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Luluk Rochanah
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 1 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.426 KB) | DOI: 10.29062/seling.v1i1.233

Abstract

Penelitian ini mengembangkan permainan gelas warna warni berangka yang sangat mudah dilakukan oleh anak untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan perkembangan aspek fisik motorik dan kognitif mengarah pada ungkapan kreatif yang mengarah pada memberikan kesempatan anak untuk belajar secara kelompok berdasarkan kebutuhan minat mereka yang menyenangkan dan tidak membahayakan bagi anak. Permainan yang dirancang untuk mengembangkan fisik motorik anak tidak memerlukan biaya banyak karena menggunakan gelas warna warni berangka yang sudah dideain oleh guru. Penelitian ini menggunakan penelitian Borg dan Gall yang disederhanakan oleh peneliti. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Hasil pengembangan permainan gelas warna warni pada perkembangan fisik motorik dan perkembangan social anak diperoleh dari hasil uji ahli dan kelompok
Pesona Pembelajaran Bermuatan SELAMET pada Peningkatan HOST Anak Usia Dini Luluk Rochanah
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 7 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.952 KB) | DOI: 10.29062/seling.v7i1.737

Abstract

Proses pembelajaran yang diberikan pada usia ini harus memperhatikan HOTS ( Higher, Order, Thingking, Skill ) disetiap tahap perkembangannya. dengan melaksanakan dan mengimplementasikan pembelajaran bermuatan SELAMET (Sains, Engineering, Literacy, Art, Mathematics, Technology ) dilembaga yang diemban, pendidik harus paham tentang model pembelajaran ini agar anak memiliki kemampuan HOTS dalam menyonsong era pendidikan abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan perspektif fenomenologis, dengan tehnik wanwancara, observasi, dokumentasi. Penelitian ini bertujuan mengamati dan memahami Pembelajaran HOTS yang menyenangkan anak dengan menggunakan pembelajaran bermuatan SELAMET melalui mengenali, mengingat informasi dan fakta, memahami informasi, melakukan fakta, menganalisis, mengevaluasi. Pembelajaran bermuatan SELAMET yang memiliki unsur kreativitas, kritis, komunikasi, kerjasama merupakan salah satu model yang dapat meningkatkan HOTS anak usia dini.