Kualitas hidup masyarakat di usia lanjut akan tetap terjaga dengan baik ketika mendapatkan pelayanan kesehatan dasar dan tersedianya kegiatan yang mendekatkan lansia dengan pelayanan kesehatan. Posyandu lansia merupakan pusat pelayanan kesehatan bagi lansia yang bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia dan menumbuhkan peran serta masyarakat dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan pada lansia. Keberhasilan kegiatan posyandu lansia sangat tergantung dari peranan petugas posyandu lansia yang memiliki andil besar dalam memperlancar pelayanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi petugas posyandu lansia dengan kemandirian lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Total sampling digunakan dalam pemilihan sampel pada penelitian ini. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan statistik deskriptif dan dianalisa menggunakan metode model regresi linier sederhana. Variabel motivasi petugas (X) mempunyai nilai thitung yakni 10,037 dan nilai t 0,05 yakni 2,045. Jadi nilai 10,037 > 2,045. artinya terdapat hubungan motivasi petugas dengan kemandirian lansia, dengan nilai signifikansi P value sebesar 0,000 < nilai α (0,05) yang mana dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh yang signifikan Hubungan antara motivasi petugas (X) dengan kemandirian lansia (Y).