Dalam Alquran kedudukan anak yatim mendapat perhatian khusus. Keseluruhan ayat-ayat tersebut memerintahkan kepada kaum muslimin untuk menyantuni, membela dan melindungi anak yatim. Hal ini disebabkan karena pada diri anak yatim terdapat beberapa kelemahan dan kekurangan yang memerlukan pihak lain yang membantu. Dengan demikian, karena pentingnya memahami ayat yang membahas tentang anak yatim, maka sangat dirasa perlu dan akan menarik bila mengkaji tafsir ayat-ayat tersebut dari dua kitab tafsir ulama besar yakni Ibnu Kathῑr dan Hamka. Kondisi yatim dalam Alquran sangat mulya dan dimulyakan, bahkan ada beberapa ayat yang kandungan isinya memerintahkan umat Islam untuk menjaga dan memelihara anak yatim, seperti surat al-Ma>’u>n ayat 1-3 menjelaskan status muslim yang mendzolimi anak yatim, surat al-Baqarah ayat 220 tentang pemeliharaan diri anak yatim, dan surat al-Nisa> ayat 2 tentang pemeliharaan anak yatim.