Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR

TERAPI KOMPLEMENTER EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI TERHADAP FREKUENSI DIARE DAN KONSISTENSI TINJA PADA BALITA DIARE Ises Reni; Andayani, Rifka Putri; Shanti Dafris; Nicen Suherlin; Winci Enjelini
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v7i2.514

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit pada saluran pencernaan sering terjadi pada anak balita usia 2-5 tahun. Setiap tahunnya terjadi peningkatan prevalensi diare pada anak yaitu 8.305 kasus. Salah satu terapi komplementer untuk penanganan diare adalah dengan daun jambu biji dan madu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun jambu biji dan madu terhadap frekuensi diare dan konsistensi tinja pada balita yang mengalami diare. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan one group pre-post test without control design. Sampel berjumlah 15 orang balita diare dengan teknik non probability sampling berupa accidental sampling. Penelitian ini menggunakan lembar observasi dan wawancara. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun jambu biji terhadap frekuensi diare dan terhadap konsistensi tinja balita yang mengalami diare (p<0,05). Disarankan bagi tenaga kesehatan dapat meberikan terapi komplementer ekstrak daun jambu biji balita yang mengalami diare.
PENGARUH BERKUMUR MADU TERHADAP MUKOSITIS PADA ANAK KANKER Andayani, Rifka Putri; Reni, Ises; Fitria Alisa; Shanti Dafris
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v8i1.606

Abstract

Mukositis merupakan salah satu dampak yang sering terjadi pada anak pasca kemoterapi. Madu merupakan suatu aktivitas mengunyah yang bertujuan untuk meningkatkan produksi saliva pada anak yang menderita kanker setelah menjalani kemoterapi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi dirumah Singgah Cahaya Padang. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post test without control design. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 12 pasien dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor mukosistis sebelum berkumur dengan larutan madu adalah 15,83, rerata skor mukosistis sesudah berkumur dengan larutan madu adalah 8,25 dan ada pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat pengaruh berkumur dengan larutan madu terhadap mukositis pada anak kanker yang menjalani kemoterapi di Rumah Singgah Komunitas Cahaya Padang dan disarankan kepada pasien yang menjalani kemoterapi untuk mensosialisasikan tentang penggunaan larutan madu untuk berkumur pada pasien setelah menjalani kemoterapi sebagai upaya pencegahan terjadinya mukositis.