Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Merpsy Journal

Kehidupan Fanbase Twitter Nctzenhalu (Studi Korelasi antara Kesepian dan Hubungan Parasosial pada Dewasa Awal) Ayu Dhaning Lestari; Hema Dayita Pohan
Merpsy Journal Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v15i1.19730

Abstract

The wave of K-Pop can be found among various age groups around the world with easy access on social media in finding out information on his favorite idol figures. As a result of this sense of closeness, fans can use media figures as a substitute for social relationships in overcoming loneliness. This research aims to find out whether there is a correlation between loneliness and parasocial relationship. The convenience sampling method was used to select 151 respondents who followed the nctzenhalu on twitter for this research. The researcher used the parasocial relationship scale instrument based on the aspects proposed by Maltby et al. and the loneliness scale based on the aspects proposed by Weiss for this research. The analytical technique used in this research was the Spearman-Rho correlation test. The results of this research indicate that there is a positive relationship between loneliness and parasocial relationships in early adulthood, which means the greater the loneliness, the greater the parasocial relationship.
Problem Focused Coping pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi: Apakah Terkait dengan Self Efficacy ? Bismi Laily Aulia Izzati; Hema Dayita Pohan
Merpsy Journal Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v14i2.18172

Abstract

Para mahasiswa yang sedang menyusun skripsi tentu akan mengalami hambatan dan masalah selama proses penyusunan skripsi tersebut. Mereka akan terus mencari bantuan dan solusi untuk setiap masalah atau tantangan yang terus muncul dari berbagai arah. Tidak sedikit dari mereka yang gagal dalam mengatasi masalah tersebut karena ketidakyakinan akan kemampuan dirinya. Hal itu menjadi alasan mengapa mahasiswa perlu memiliki self efficacy yang cukup untuk mampu menyelesaikan masalahnya terutama langsung pada pusat permasalahannya atau biasa dikenal dengan problem focused coping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self efficacy dengan problem focused coping pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi yaitu product moment Pearson dengan melibatkan sebanyak 156 mahasiswa/i Fakultas Psikologi di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Hasil yang didapatkan yaitu menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self efficacy dengan problem focused coping. Yang berarti semakin tinggi tingkat self efficacy maka semakin tinggi tingkat problem focused coping. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah tingkat self efficacy maka semakin rendah tingkat problem focused coping.