Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Akuntansi Prima

FAKTOR-FAKTOR FINANSIAL PENENTU MARKET VALUE PERUSAHAAN TRANSPORTASI DAN LOGISTIK Muh. Rays; Purnamasari, Atika
Akuntansi Prima Vol. 7 No. 2 (2025): Akuntansi Prima
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/japri.v7i2.7639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari variabel profitabilitas, total perputaran aset, ukuran perusahaan, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan pada perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Lingkup pengujian ini mencakup perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data dalam pengujian ini bersumber dari laporan keuangan tahunan. Teknik perolehan sampel menggunakan pendekatan purposive sampling dan menghasilkan 80 data perusahaan dengan periode lima tahun. Hasil uji menunjukkan profitabilitas mempunyai berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan. Sementara itu, total perputaran aset dan struktur modal tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perlunya manajemen perusahaan untuk fokus pada peningkatan profitabilitas sebagai strategi utama dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham. Selain itu, investor disarankan untuk lebih memperhatikan rasio profitabilitas dibandingkan hanya melihat ukuran perusahaan atau efisiensi aset. Penelitian ini memberikan sudut pandang baru terhadap empat variabel keuangan utama selama masa ketidakpastian ekonomi, khususnya pada sektor transportasi dan logistik yang sangat terdampak pandemi. Penelitian ini juga memberikan kontribusi empiris dalam memperkuat pemahaman bahwa nilai perusahaan lebih ditentukan oleh faktor internal yang mencerminkan kinerja riil, bukan semata-mata ukuran atau struktur modal.
JEJAK AUDIT DAN LABA DI ERA TRANSISI ENERGI: ANALISIS NILAI PERUSAHAAN BERBASIS ESG DISCLOSURE Purnamasari, Atika; Husin
Akuntansi Prima Vol. 7 No. 2 (2025): Akuntansi Prima
Publisher : Fakultas Ekonomi Prodi Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/japri.v7i2.7651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh environmental, social, governance (ESG) disclosure, kualitas audit, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada sektor energi dan barang baku yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa annual report dari 112 sampel data perusahaan dengan teknik pengambilan sampel purpose sampling. Data dianalisis menggunakan software SPSS 25 dengan metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji statistic deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas, multikoliearitas, heteroskedastisitas), analisis linear berganda, uji statistic (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit dan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan governance disclosure berpengaruh negatif signifikan. Sementara itu, environmental dan social disclosure tidak terbukti berpengaruh signifikan. Secara simultan variabel environmental, social, governance (ESG) disclosure, kualitas audit, dan profitabilitas terbukti terdapat pengaruh terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor keuangan internal dan kredibilitas audit lebih dipertimbangkan investor dibandingkan pengungkapan ESG di pasar modal Indonesia. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perusahaan perlu meningkatkan profitabilitas dan menjaga kualitas audit eksternal sebagai sinyal kredibilitas kepada investor, sekaligus melakukan pengungkapan ESG yang lebih substantif agar memiliki nilai tambah. Kebaharuan penelitian terletak pada kombinasi analisis ESG disclosure, kualitas audit, dan profitabilitas secara simultan pada sektor energi dan barang baku di tengah periode krisis dan transisi energi 2020–2023, serta pada temuan berbeda bahwa governance disclosure justru berdampak negatif terhadap nilai perusahaan.