Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

PENYEDIAAN PAKAN TERNAK KAMBING BERKUALITAS MELALUI TEKNOLOGI FERMENTASI DAN DIVERSIFIKASI HIJAUAN Tri Widayatno; Hamid Hamid; Agung Sugiharto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.701 KB)

Abstract

Animal welfare untuk ternak hewan sudah menjadi tuntutan bagi peternak di era modern saat ini. Peternak kambing tradisional dan konvensional kebanyakan belum memperhatikan hal tersebut dengan sebaik-baiknya. Disamping itu, peternak masih menghadapi permasalahan yang menjadi kendala besar dalam pengembangan usaha peternakan mereka termasuk diantaranya adalah penyediaan pakan ternak yang berkulaitas. Pemanfaatan teknologi untuk penyediaan pakan berkualitas dan diversifikasi hijauan akan membantu para peternak mengurai masalah tersebut. Pengembangan kemampuan penyediaan dan pengelolaan pakan ternak kambing ini dilakukan di desa Demangan, kec. Sambi kab. Boyolali. Solusi yang ditawarkan untuk membantu permasalahan mitra adalah mengupayakan pemenuhan asupan pakan yang berkualitas dan terjamin ketersediaannya sepanjang tahun baik musim penghujan maupun kemarau dengan teknologi fermentasi dan budidaya tanaman indigofera sebagai diversifikasi hijauan.Peternak telah berhasil membudidayakan tanaman indigofera untuk diversifikasi penyediaan pakan hijauan dan mengaplikasikan teknologi fermentasi sehingga ketersediaan pakan usaha ternak kambing dapat ditingkatkan dan proses budidaya ternak kambing di desa Demangan kecamatan Sambi kabupaten Boyolali dapat dilakukan lebih optimal.
Efektivitas Penurunan Kandungan Besi (Fe) dalam Air Tanah Menggunakan Reaktor Gelembung Annisa Damayanti; Pratiwi Pratiwi; Nadya Dara Salsabila; Agung Sugiharto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.061 KB)

Abstract

Penurunan kadar besi (Fe2+) terlarut dalam air bersih yang dipakai untuk keperluan domestik dengan sistem aerasi udara bebas menggunakan reaktor gelembung telah dipelajari dalam penelitian ini. Percobaan dilakukan dengan menggunakan variasi kerapatan jumlah lubang per satuan luas penampang reaktor, diameter lubang aerasi dan lamanya waktu aerasi. Reaktor dioperasikan sesuai dengan model reaktor mixed flow, dengan diameter 22 cm tinggi 24,5 cm. Efektivitas penurunan kadar besi tertinggi sebesar 86,89% dari kadar mula-mula sebelum aerasi, diperoleh pada konfigurasi reaktor gelembung dengan jumlah lubang 100/0,0177 m2 luas penampang reaktor, diameter lubang aerasi 2 mm dan lamanya waktu aerasi 3 jam. Pengujian kadar besi dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 480 nm.
Pembuatan Briket dari Campuran Sampah Organik dan Blotong Dengan Perekat Tepung Tapioka dan Tepung Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif Rimadani Choirunnisa Triasmoro; Vanila Anggraeni; Agung Sugiharto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1273.958 KB)

Abstract

Briket adalah bahan bakar padat yang diperoleh dari bahan organik maupun limbah industri yang diolah dengan proses karbonisasi, dan dicetak dengan tekanan tertentu. Bahan baku yang digunakan yaitu sampah organik dan blotong. Blotong merupakan limbah produksi guladari pemurnian nira yang sangat mengganggulingkungan bila tidak dimanfaatkankeberadaannya. Perekat yang digunakan adalah tepung tapioka dan tepung jagung masing-masing sebanyak 2 gram. Penelitian ini menggunakan variabel bebas sampah organik (12;9;6) dan blotong (6;9;12). Tahapan proses pembuatan briket yaitu persiapan bahan baku, tahap karbonisasi, tahap pencampuran, tahap pembuatan perekat, tahap pembriketan, tahap pengeringan dan tahap uji briket. Dan pengujian yang dilakukan yaitu uji nilai kalor, kadar air, kadar karbon, kadar abu dan volatile matters.Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket campuran sampah organik dan blotong dengan perekat tepung tapioka mempunyai nilai kalor 5000,778 kal/gram dan pada briket dengan perekat tepung jagung mempunyai nilai kalor 5054.6783 kal/gram. Hasil penelitian ini sesuai dengan standar mutu SNI No.1/6235/2000 yaitu ≥5000 kal/gram.
Uji Efektifitas Koagulan Kapur (CaO), Ferri Klorida (FeCl3), Tawas (Al2(SO4)3) Terhadap Penurunan Kadar PO4 dan COD Pada Limbah Cair Domestik (Laundry) Dengan Metode Koagulasi Maghfiroh Alifia Nugti; Silvia Mei Dwi Cahyani; Lusty Latifah; Agung Sugiharto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.307 KB)

Abstract

Koagulasi merupakan suatu proses pencampuran koagulan dengan pengadukan secara cepat untuk menstabilkan koloid dan solid tersuspensi yang kemudian membentuk jonjot mikro (mikro flok). Dalam proses koagulasi digunakan istilah koagulan, dimana koagulan adalah zat pengendap. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifiktas koagulan dalam menurunkan kadar PO4 dan COD limbah cair laundry. Dalam penelitian ini, peneliti memanfaatkan Kapur, Ferri Klorida, dan Tawas sebagai koagulan. Karena selama ini, ketiga bahan tersebut biasa digunakan dalam proses penjernihan air. Pada penelitian pengujian efektifitas koagulan ini, terbagi menjadi 3 tahap yaitu pengujian pretreatment, proses koagulasi (treatment) dan pengujian pretreatment. Variabel bebas yang digunakan adalah dosis koagulan CaO (0,5 gram, 0,65 gram, 0,8 gram, 0,95 gram dan 1,05 gram), FeCl3 (0,5 gram, 0,6 gram, 0,7 gram, 0,8 gram, 0,9 gram) dan Tawas (0,5 gram, 0,7 gram, 0,9 gram, 1,1 gram, 1,3 gram) sedangkan variabel terikat yang digunakan dalam penelitian kadar PO4 dan COD dalam air limbah laundry. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa koagulan yang paling efektif untuk menurunkan kadar COD yaitu FeCl3 pada dosis 0,9 gram sebesar 150 mg/L dengan efisiensi 91,43%. Sedangkan koagulan yang paling efektif untuk menurunkan kadar PO4 yaitu kapur dengan rata-rata kadarnya 0,024 mg/L. Dari kedua parameter dilakukan perlakuan waktu koagulasi yang sama yaitu 30 menit.
PENYEDIAAN PAKAN TERNAK KAMBING BERKUALITAS MELALUI TEKNOLOGI FERMENTASI DAN DIVERSIFIKASI HIJAUAN Widayatno, Tri; Hamid, Hamid; Sugiharto, Agung
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Animal welfare untuk ternak hewan sudah menjadi tuntutan bagi peternak di era modern saat ini. Peternak kambing tradisional dan konvensional kebanyakan belum memperhatikan hal tersebut dengan sebaik-baiknya. Disamping itu, peternak masih menghadapi permasalahan yang menjadi kendala besar dalam pengembangan usaha peternakan mereka termasuk diantaranya adalah penyediaan pakan ternak yang berkulaitas. Pemanfaatan teknologi untuk penyediaan pakan berkualitas dan diversifikasi hijauan akan membantu para peternak mengurai masalah tersebut. Pengembangan kemampuan penyediaan dan pengelolaan pakan ternak kambing ini dilakukan di desa Demangan, kec. Sambi kab. Boyolali. Solusi yang ditawarkan untuk membantu permasalahan mitra adalah mengupayakan pemenuhan asupan pakan yang berkualitas dan terjamin ketersediaannya sepanjang tahun baik musim penghujan maupun kemarau dengan teknologi fermentasi dan budidaya tanaman indigofera sebagai diversifikasi hijauan.Peternak telah berhasil membudidayakan tanaman indigofera untuk diversifikasi penyediaan pakan hijauan dan mengaplikasikan teknologi fermentasi sehingga ketersediaan pakan usaha ternak kambing dapat ditingkatkan dan proses budidaya ternak kambing di desa Demangan kecamatan Sambi kabupaten Boyolali dapat dilakukan lebih optimal.
Efektivitas Penurunan Kandungan Besi (Fe) dalam Air Tanah Menggunakan Reaktor Gelembung Damayanti, Annisa; Pratiwi, Pratiwi; Salsabila, Nadya Dara; Sugiharto, Agung
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan kadar besi (Fe2+) terlarut dalam air bersih yang dipakai untuk keperluan domestik dengan sistem aerasi udara bebas menggunakan reaktor gelembung telah dipelajari dalam penelitian ini. Percobaan dilakukan dengan menggunakan variasi kerapatan jumlah lubang per satuan luas penampang reaktor, diameter lubang aerasi dan lamanya waktu aerasi. Reaktor dioperasikan sesuai dengan model reaktor mixed flow, dengan diameter 22 cm tinggi 24,5 cm. Efektivitas penurunan kadar besi tertinggi sebesar 86,89% dari kadar mula-mula sebelum aerasi, diperoleh pada konfigurasi reaktor gelembung dengan jumlah lubang 100/0,0177 m2 luas penampang reaktor, diameter lubang aerasi 2 mm dan lamanya waktu aerasi 3 jam. Pengujian kadar besi dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 480 nm.
Pembuatan Briket dari Campuran Sampah Organik dan Blotong Dengan Perekat Tepung Tapioka dan Tepung Jagung Sebagai Bahan Bakar Alternatif Triasmoro, Rimadani Choirunnisa; Anggraeni, Vanila; Sugiharto, Agung
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Briket adalah bahan bakar padat yang diperoleh dari bahan organik maupun limbah industri yang diolah dengan proses karbonisasi, dan dicetak dengan tekanan tertentu. Bahan baku yang digunakan yaitu sampah organik dan blotong. Blotong merupakan limbah produksi guladari pemurnian nira yang sangat mengganggulingkungan bila tidak dimanfaatkankeberadaannya. Perekat yang digunakan adalah tepung tapioka dan tepung jagung masing-masing sebanyak 2 gram. Penelitian ini menggunakan variabel bebas sampah organik (12;9;6) dan blotong (6;9;12). Tahapan proses pembuatan briket yaitu persiapan bahan baku, tahap karbonisasi, tahap pencampuran, tahap pembuatan perekat, tahap pembriketan, tahap pengeringan dan tahap uji briket. Dan pengujian yang dilakukan yaitu uji nilai kalor, kadar air, kadar karbon, kadar abu dan volatile matters.Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket campuran sampah organik dan blotong dengan perekat tepung tapioka mempunyai nilai kalor 5000,778 kal/gram dan pada briket dengan perekat tepung jagung mempunyai nilai kalor 5054.6783 kal/gram. Hasil penelitian ini sesuai dengan standar mutu SNI No.1/6235/2000 yaitu ?5000 kal/gram.
Uji Efektifitas Koagulan Kapur (CaO), Ferri Klorida (FeCl3), Tawas (Al2(SO4)3) Terhadap Penurunan Kadar PO4 dan COD Pada Limbah Cair Domestik (Laundry) Dengan Metode Koagulasi Nugti, Maghfiroh Alifia; Dwi Cahyani, Silvia Mei; Latifah, Lusty; Sugiharto, Agung
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koagulasi merupakan suatu proses pencampuran koagulan dengan pengadukan secara cepat untuk menstabilkan koloid dan solid tersuspensi yang kemudian membentuk jonjot mikro (mikro flok). Dalam proses koagulasi digunakan istilah koagulan, dimana koagulan adalah zat pengendap. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifiktas koagulan dalam menurunkan kadar PO4 dan COD limbah cair laundry. Dalam penelitian ini, peneliti memanfaatkan Kapur, Ferri Klorida, dan Tawas sebagai koagulan. Karena selama ini, ketiga bahan tersebut biasa digunakan dalam proses penjernihan air. Pada penelitian pengujian efektifitas koagulan ini, terbagi menjadi 3 tahap yaitu pengujian pretreatment, proses koagulasi (treatment) dan pengujian pretreatment. Variabel bebas yang digunakan adalah dosis koagulan CaO (0,5 gram, 0,65 gram, 0,8 gram, 0,95 gram dan 1,05 gram), FeCl3 (0,5 gram, 0,6 gram, 0,7 gram, 0,8 gram, 0,9 gram) dan Tawas (0,5 gram, 0,7 gram, 0,9 gram, 1,1 gram, 1,3 gram) sedangkan variabel terikat yang digunakan dalam penelitian kadar PO4 dan COD dalam air limbah laundry. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa koagulan yang paling efektif untuk menurunkan kadar COD yaitu FeCl3 pada dosis 0,9 gram sebesar 150 mg/L dengan efisiensi 91,43%. Sedangkan koagulan yang paling efektif untuk menurunkan kadar PO4 yaitu kapur dengan rata-rata kadarnya 0,024 mg/L. Dari kedua parameter dilakukan perlakuan waktu koagulasi yang sama yaitu 30 menit.
Optimization of Essential Oil Production from Clove Leaves and Clove Handles (Syzgium Aromaticum) Using UAP Distillation Method: Optimasi Produksi Minyak Atsiri dari Daun Cengkeh dan Gagang Cengkeh (Syzgium Aromaticum) Menggunakan Metode Destilasi UAP Sugiharto, Agung; Kinanda, Amalia; Nugroho, Aris Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clove oil is one of the essential oils from the clove tree (syzygium aromaticum) which is abundant in Indonesia. Essential oil can be made from the leaves and handles of deciduous cloves. The composition of the oil produced varies depending on the state of the leaves and the method of distillation. The quality of essential oil is largely determined by the properties and chemical compounds contained therein. This study uses the steam distillation method to extract oil from clove leaves and clove handles. Clove leaves are dried according to variations in drying time. The variation of drying time used is 1 day, 3 days, 7 days, and 14 days. Clove leaves were chopped until slightly fine and then weighed as much as 2000 grams. While the study distilled 2000 grams of clove handle into a distillation kettle with a variety of feeds, namely 2 mesh and 8 mesh. This study aims to determine the optimization of the length of leaf drying time used, the effect of distillation process time, and the most optimal yield that can be produced, density analysis and refractive index analysis. The results of this study are expected to provide more knowledge related to clove leaf oil production.