Ni Made Pande Khrismaningrum
UPN Veteran Jatim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Economics Development Issues

ANALISIS KETIMPANGAN EKONOMI DAN POTENSI PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH WISATA LAUT DAN DAERAH WISATA GUNUNG DI PROVINSI BALI Ni Made Pande Khrismaningrum
Journal of Economics Development Issues Vol 3 No 01 (2020): Journal of Economics Development Issues
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.199 KB) | DOI: 10.33005/jedi.v3i01.38

Abstract

Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu tolok ukur yang dapat dipakai untuk meningkatkan adanya pembangunan suatu daerah dari berbagai macam sektor ekonomi yang secara tidak langsung menggambarkan tingkat perubahan ekonomi, (Menurut Sukirno, 1994:10), pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketimpangan ekonomi di Daerah Wisata Laut dan Daerah Wisata Gunung dan untuk mengetahui potensi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali terutama Kabupaten Badung dan Kabupaten Karangasem , untuk kemudian digunakan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah di Provinsi Bali. Analisis penelitian ini adalah penelitian diskriptif kuantitatif.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan time series. Menggunakan alat analisis Analysis Indeks Williamson dan Shift Share. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan analisis Indeks Williamson (IW), Daerah Wisata Laut termasuk dalam kategori ketimpangan sedang karena berada pada tingkat IW sebesar 0.22 sedangkan Daerah Wisata Gunung termasuk dalam kategori rendah karena berada pada tingkat IW sebesar 0.20. Berdasarkan rata-rata hasil analisis Shift Share yang mendorong pertumbuhan PDRB Provinsi pada tahun 2016-2018 di Kabupaten Badung sebanyak 7 Sektor, dan pada Kabupaten Karangasem sebanyak 10 sektor, sedangkan sektor yang tumbuh relatif cepat ditingkat provinsi pada tahun 2016-2018 di Kabupaten Badung sebanyak 7 sektor dan Kabupaten Karangsem sebanyak 7 sektor, dan Sektor yang mempunyai keuntungan Lokasional pada Tahun 2016-2018 di Kabupaten Badung Sebanyak 4 Sektor, sedangkan di Kabupaten Karangasem sebanyak 9 sektor.