Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Environmental Science and Engineering Conference Proceeding

ANALISIS PENGARUH TINGKAT KEBISINGAN TERHADAP RESPON KINERJA KARYAWAN PDAM TIRTA KENCANA KOTA SAMARINDA Muhammad Abi Rafdi Pratama; Naniek Ratni J.A.R
Prosiding ESEC Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional (ESEC) 2020
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.34 KB)

Abstract

Kebisingan yang berada di PDAM Kota Samarinda dihasilkan oleh alat kerja dan mesin-mesin yang digunakan untuk memproduksi air minum. Efek kebisingan dapat mengganggu percakapan seseorang dan dapat menyebabkan tuli. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat kebisingan yang ditimbulkan dan menganalisis pengaruh gangguan kebisingan yang ditimbulkan oleh mesin produksi terhadap kinerja karyawan PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda. Alat ukur kebisingan menggunakan Sound Level Meter (SLM) dan dilakukan analisis regresi linier berganda. Tingkat kebisingan pada area kerja PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda berkisar 70,66-77,39 dBA. Menurut KepmenLH No. 48 Tahun 1996, tingkat kebisingan pada lingkungan kegiatan industri yaitu 70 dBA, sehingga melebihi baku tingkat kebisingan. Namun jika mengacu pada Permenaker No. 5 Tahun 2018 menyatakan Nilai Ambang Batas (NAB) Kebisingan pada pekerja yang terpapar kebisingan selama 8 jam adalah 85 dBA, sehingga tidak melebihi NAB. Berdasarkan analisis regresi linier berganda, Variabel Gangguan Komunikasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, karena p- value (0,00) < alpha (0,05).
ANALISIS BEBAN EMISI GAS KARBONMONOKSIDA (CO) DAN KARBONDIOKSIDA (CO2) DARI AKTIVITAS TRANSPORTASI UMUM DI TERMINAL ARJOSARI KOTA MALANG Veggy Octavia Putri Pratama; Naniek Ratni J.A.R
Prosiding ESEC Vol. 1 No. 1 (2020): Seminar Nasional (ESEC) 2020
Publisher : Prosiding ESEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.615 KB)

Abstract

Emisi gas buang CO dan CO2 kendaraan bermotor dapat meningkatkan pemanasan global warming dan menyebabkan gangguan kesehatan. Emisi terbentuk dari hasil pembakaran yang berasal dari kendaraan. Penelitian ini dilakukan di Teminal Arjosari yang bertujuan untuk mengidentifikasi kendaraan, menguji emisi kendaraan menggunakan alat uji emisi (Gas and Smoke Autocheck), menghitung dan menganalisis beban emisi CO dan CO2 ketika kendaraan bergerak dan ketika waktu menunggu serta mengetahui keeratan hubungan antara karakteristik kendaraan dengan emisi CO dan CO2 yang dihasilkan. Perhitungan emisi menggunakan persamaan IPCC dan Taylor. Beban emisi dari hasil alat uji untuk CO tertinggi oleh angkot sebesar 2,48%, dan untuk CO2 oleh taxi sebesar 13,92%, tetapi semua emisi yang dihasilkan masih dibawah baku mutu serta antara beban emisi CO dan CO2 berbanding terbalik. Karakteristik kendaraan memiliki hubungan korelasi yang mendekati sempurna dengan beban emisi yang dihasilkan.