Tanaman dengan tingkat pertumbuhan yang baik adalah dengan menjaga kelembaban tanahnya. Dalam penelitian ini masalah yang diangkat adalah inkonsistensi dalam penyiraman tanaman dan kurangnya informasi tentang kebutuhan kadar kelembaban pada tanaman. Oleh karena itu, solusi yang diberikan dalam penelitian ini konsep penyiraman tanaman secara otomatis yang diterapkan dalam suatu model prototype. Model prototype ini menggunakan perangkat arduino uno yang di kolaborasikan dengan dua sensor input, yaitu sensor SEN0114 dan GY302 serta sistem output berupa motor driver L289N sebagai media pengatur pompa air mini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fuzzy logic dengan model rule Mamdani. Hasil dari percobaan yang dilakukan yaitu menghasilkan nilai efisiensi penggunaan air sebesar 80% dan efektifitas waktu penyiraman yaitu 71%, hal ini berdasarkan perbandingan dengan sistem penyiraman tanaman secara konvensional.