Abu Hurairah
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Matlamat Minda

Tradisi Sosial Keagamaan Masyarakat Pulau Bengkalis dalam menyambut serta memeriahkan Ramadhan dan Idul Fitri Abu Hurairah; Triana Susanti
Matlamat Minda Vol 2, No 1 (2022): VOL. 2 NO. 1 JULI 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.46 KB) | DOI: 10.56633/jdki.v2i1.378

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tradisi sosial keagamaan yang ada di Pulau Bengkalis dalam menyambut serta memeriahkan Ramadhan dan Idul Fitri. 3 orang narasumber dari setiap desa dan kelurahan diwawancarai untuk mengetahui ragam, cara dan tujuan tradisi tersebut diadakan. Di temukan 8 macam tradisi sosial keagamaan yang dilakukan masyarakat pulau bengkalis yaitu kenduri, ziarah kubur, petang megang/balimau kasai, gotong royong, memasang lampu colok, nuzulul qur’an, takbiran dan bara’an. Untuk setiap kegiatan disertakan dalil Al-Qur’an atau Hadis yang mungkin berkaitan atau bahkan menjadi motivasi pelaksanaan tradisi tersebut.
Tradisi Sosial Keagamaan Masyarakat Pulau Bengkalis dalam menyambut serta memeriahkan Ramadhan dan Idul Fitri Abu Hurairah; Triana Susanti
Jurnal Matlamat Minda : Manajemen Dakwah Vol 2 No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Juli 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jdki.v2i1.378

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tradisi sosial keagamaan yang ada di Pulau Bengkalis dalam menyambut serta memeriahkan Ramadhan dan Idul Fitri. 3 orang narasumber dari setiap desa dan kelurahan diwawancarai untuk mengetahui ragam, cara dan tujuan tradisi tersebut diadakan. Di temukan 8 macam tradisi sosial keagamaan yang dilakukan masyarakat pulau bengkalis yaitu kenduri, ziarah kubur, petang megang/balimau kasai, gotong royong, memasang lampu colok, nuzulul qur’an, takbiran dan bara’an. Untuk setiap kegiatan disertakan dalil Al-Qur’an atau Hadis yang mungkin berkaitan atau bahkan menjadi motivasi pelaksanaan tradisi tersebut.