Edhi Sarwono
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI PROSES

PENGARUH RASIO C/N BAHAN BAKU PADA PEMBUATAN KOMPOS DARI KUBIS DAN KULIT PISANG Budi Nining Widarti; Wardah Kusuma Wardhini; Edhi Sarwono
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 2 Juni 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.235 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i2.200

Abstract

Kubis dan kulit pisang dari pasar dibuang ke tempat pemrosesan akhir sampah tanpa adanya pemanfaatan. Sampah kubis dan kulit pisang dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio C/N bahan baku terhadap kompos. Pengomposan ini menggunakan 3 variasi rasio C/N campuran bahan. Bahan yang digunakan adalah kubis, kulit pisang, dan kotoran sapi, total berat bahan setiap komposter adalah 4 kg, dengan variasi rasio C/N pada komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 22, 26 dan 18. Hasil penelitian diperoleh perubahan rasio C/N komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu dari 22 menjadi 11,46, 26 menjadi 12,16 dan 18 menjadi 10,49. Nilai Nitrogen (N) kompos matang komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 2,71%, 2,63% dan 2,94%. Nilai Phosfor (P) kompos matang komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 1,96%, 2,13%; dan 1,82%. Nilai Kalium (K) kompos matang komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 7,36%, 7,57%; dan 6,59%. Kadar air komposter 1, 2 dan 3 berturut-turut yaitu 20,27, 20,97% dan 18,33%. Variasi rasio C/N bahan baku yang digunakan tidak menunjukkan pengaruh karena 3 variasi rasio C/N bahan yang digunakan masih mendekati range 20-30.
PENGGUNAAN TONGKOL JAGUNG AKAN MENINGKATKAN NILAI KALOR PADA BRIKET Budi Nining Widarti; Purnamasari Sihotang; Edhi Sarwono
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 6 NOMOR 1 JUNI 2016
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.562 KB) | DOI: 10.36055/jip.v6i2.650

Abstract

Pemanfaatan limbah tongkol jagung dan sekam padi dapat dilakukan dengan membuat briket, namun belum diketahui seberapa banyak tongkol jagung dan sekam padi yang harus ditambahkan agar diperoleh nilai kalor yang optimum pada briket, maka perlu dilakukan penelitian dengan tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik briket arang dari tongkol jagung dan sekam padi, mengetahui komposisi yang optimum dalam pembuatan briket arang dari pemanfaatan tongkol jagung dan sekam padi. Penelitian ini menggunakan tongkol jagung dan sekam padi dengan berbagai komposisi Pembuatan briket dari campuran tongkol jagung dan sekam padi dengan perekat tepung tapioca dilakukan karbonisasi. Arang yang diperoleh dari proses pengarangan dibuat serbuk arang. Pencampuran bahan dengan perekat dan dimasukkan kedalam cetakan dan dilakukan pengepresan. Selanjutnya dilakukan pengujian sampel briket berupa kadar karon terikat dan nilai kalor, data yang diperoleh disajiakan dalam bentuk tabel. Hasil menunjukkan bahwa tongkol jagung dan sekam padi dapat dimanfaatkan sebagai briket. Penggunaan tongkol jagung akan menghasilkan nilai kalor yang tinggi namun penambahan sekam padi akan menyebabkan nilai kalor semakin menurun. Komposisi yang paling optimum pada komposisi tongkol jagung dan sekam padi 75% : 25% diperoleh kadar karbon terikat sebesar 41,49% dan nilai kalor sebesar 5.636,3 cal/gram.
DEGRADASI COD LIMBAH CAIR DARI PABRIK KELAPA SAWIT DALAM PROSES PEMBENTUKAN BIOGAS Budi Nining Widarti; Septian Hadi Susetyo; Edhi Sarwono
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 5 NOMOR 3 DESEMBER 2015
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.811 KB) | DOI: 10.36055/jip.v5i3.261

Abstract

Limbah cair pabrik kelapa sawit mempunyai nilai COD yang tinggi. Penurunan COD yang tinggi dapat dilakukan dengan melakukan pengolahan secara anaerob yang akan dihasilkan biogas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar degradasi COD dari limbah cair pabrik kelapa sawit dalam proses anaerob untuk menghasilkan metana. Penelitian ini dilakukan dengan digester 19 liter. limbah sebelum dimasukkan kedalam digester terlebih dahulu dilakukan pembenihan kemudian dimasukkan limbah cair kelapa sawit sebanyak 14 liter kedalam digester dan dilakukan analisis nilai COD, pH dan volume gas yang dihasilkan digester pada waktu 0, 6, 12, 18 dan 24 hari. Hasil penelitian menunjukkan penurunan COD pada hari ke 6, 12, 18 dan 24 berturut-turut sebesar 5090; 4099; 8015; 762 dan 1086mg/L yang diikuti dengan peningkatan akumulasi volume biogas sebesar 0.004, 0.009, 0.011 dan 0.012L, proses anaerob berlangsung selama 24 hari dengan nilai pH 4 – 6 sehingga disimpulkan bahwa nilai pH 6 pada digester mampu menghasilkan metana.