Slamet Seno Adi
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Edu Elektrika Journal

PERANCANGAN ALAT PEMANTAU KONDISI KESEHATAN MANUSIA Septiani, Anita Dwi; Adi, Slamet Seno
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana merancang dan menggabungkan alat pendeteksi suhu tubuh, detak jantung dan napas manusia dengan mikrokontroler berbasis Arduino nano. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara mengukur ketiga indikator yaitu detak jantung, suhu, dan nafas dengan dua cara, yaitu mengukur menggunakan alat berbasis arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis (stetoskop dan termometer). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengukuran dan dokumentasi. Hasil penelitian melalui pengukuran didapat hasil pengukuran berupa nilai angka dari detak jantung, suhu dan nafas dengan membandingkan hasil penelitian menggunakan alat berbasis arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan pengukuran yang kecil antara pengukuran menggunakan arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis. Sehingga alat ini bisa digunakan sebagai pengganti alat ukur standar yang digunakan tenaga medis (stetoskop dan termometer). Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah sebaiknya Alat pemantau kondisi kesehatan manusia ini sebaiknya jangan digunakan sebagai bahan diagnosis penyakit pasien, tetapi hanya digunakan sebagai alat untuk memonitor kondisi pasien dan diharapkan alat pemantau kondisi kesehatan manusia ini dapat dikembangkan lebih lanjut,The purpose of this study was to determine how to design and incorporate detectors body temperature, heart rate and breathing human being with microcontroller-based Arduino nano. Sampling was done by measuring three indicators namely heart rate, temperature, and breath in two ways, namely measure using arduino based tools and tools used standard medical personnel (stethoscope and thermometer). Data collection method used is the measurement and documentation. Research results obtained by measuring the measurement results in the form of numeric values ​​of heart rate, temperature and breath by comparing the results of studies using arduino-based tool and standard tool used by medical personnel. Conclusions from this research that there is a small difference in measurement between measurements using arduino and standard tool used by medical personnel. So that this tool can be used instead of the standard measuring tool used medical personnel (stethoscope and thermometer). Advice can be given in this study is a tool should monitor the health condition of this man should not be used as a diagnosis of the patients disease, but is only used as a tool to monitor the patients condition and expected to monitor human health conditions can be developed further by the students of the State University of Semarang material for further research.
MODUL PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) MENGGUNAKAN CX-PROGRAMMER UNTUK SISWA SMK Rachman, Arief; Adi, Slamet Seno
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 1 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan modul sebagai pendampin belajar PLC sesuai dengan kebutuhan pembelajaran dan untuk mengetahui kelayakan modul PLC dalam proses pembelajaran di mata pelajaran produktif program keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik (TIPTL) SMK Dr Tjipto Semarang. Penelitian ini menggunakan  jenis  penelitian  pengembangan  dengan  metode  R&D  (research  and  development) yang dibatasi pada beberapa tahap saja, tahap-tahap tersebut meliputi:potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan produksi masal. Penelitian tahap uji kelayakan melibatkan guru dan  siswa,  dengan  jumlah  3  guru  ahli  dan  20  siswa  jurusan  Teknik  Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik. Hasil penilaian mengenai kelayakan modul oleh guru ahli pada aspek materi mendapat skor 94 % (sangat layak), pada aspek tampilan mendapat skor 95 % (sangat layak), dan pada aspek tujuan mendapat skor 92 % (sangat layak). Penilaian pada uji coba pemakaian oleh siswa pada aspek pembelajaran mendapat skor 80  %  (layak),  pada  aspek  isi  mendapat  skor  78  %  (layak),  pada  aspek  penyajian mendapat skor 81 % (layak), pada aspek daya tarik mendapat skor 80 % (layak), dan pada aspek umpan balik mendapat skor 81 % (layak). Berdasarkan dari hasil uji kelayakan dan uji pemakaian dapat disimpulkan bahwa modul praktek PLC layak digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran untuk mata pelajaran instalasi motor listrik pada sub bab PLC di SMK Dr. Tjipto Semarang.
PERANCANGAN ALAT PEMANTAU KONDISI KESEHATAN MANUSIA Septiani, Anita Dwi; Adi, Slamet Seno
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v4i2.7888

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana merancang dan menggabungkan alat pendeteksi suhu tubuh, detak jantung dan napas manusia dengan mikrokontroler berbasis Arduino nano. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara mengukur ketiga indikator yaitu detak jantung, suhu, dan nafas dengan dua cara, yaitu mengukur menggunakan alat berbasis arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis (stetoskop dan termometer). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengukuran dan dokumentasi. Hasil penelitian melalui pengukuran didapat hasil pengukuran berupa nilai angka dari detak jantung, suhu dan nafas dengan membandingkan hasil penelitian menggunakan alat berbasis arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan pengukuran yang kecil antara pengukuran menggunakan arduino dan alat standar yang digunakan tenaga medis. Sehingga alat ini bisa digunakan sebagai pengganti alat ukur standar yang digunakan tenaga medis (stetoskop dan termometer). Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah sebaiknya Alat pemantau kondisi kesehatan manusia ini sebaiknya jangan digunakan sebagai bahan diagnosis penyakit pasien, tetapi hanya digunakan sebagai alat untuk memonitor kondisi pasien dan diharapkan alat pemantau kondisi kesehatan manusia ini dapat dikembangkan lebih lanjut,The purpose of this study was to determine how to design and incorporate detectors body temperature, heart rate and breathing human being with microcontroller-based Arduino nano. Sampling was done by measuring three indicators namely heart rate, temperature, and breath in two ways, namely measure using arduino based tools and tools used standard medical personnel (stethoscope and thermometer). Data collection method used is the measurement and documentation. Research results obtained by measuring the measurement results in the form of numeric values ​​of heart rate, temperature and breath by comparing the results of studies using arduino-based tool and standard tool used by medical personnel. Conclusions from this research that there is a small difference in measurement between measurements using arduino and standard tool used by medical personnel. So that this tool can be used instead of the standard measuring tool used medical personnel (stethoscope and thermometer). Advice can be given in this study is a tool should monitor the health condition of this man should not be used as a diagnosis of the patient's disease, but is only used as a tool to monitor the patient's condition and expected to monitor human health conditions can be developed further by the students of the State University of Semarang material for further research.
Modul Programmable Logic Controller (PLC) Menggunakan Cx-Programmer Untuk Siswa SMK Rachman, Arief; Adi, Slamet Seno
Edu Elektrika Journal Vol 8 No 1 (2019): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v8i1.37879

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan modul sebagai pendampin belajar PLC sesuai dengan kebutuhan pembelajaran dan untuk mengetahui kelayakan modul PLC dalam proses pembelajaran di mata pelajaran produktif program keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik (TIPTL) SMK Dr Tjipto Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan metode R&D (research and development) yang dibatasi pada beberapa tahap saja, tahap-tahap tersebut meliputi:potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan produksi masal. Penelitian tahap uji kelayakan melibatkan guru dan siswa, dengan jumlah 3 guru ahli dan 20 siswa jurusan Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik. Hasil penilaian mengenai kelayakan modul oleh guru ahli pada aspek materi mendapat skor 94 % (sangat layak), pada aspek tampilan mendapat skor 95 % (sangat layak), dan pada aspek tujuan mendapat skor 92 % (sangat layak). Penilaian pada uji coba pemakaian oleh siswa pada aspek pembelajaran mendapat skor 80 % (layak), pada aspek isi mendapat skor 78 % (layak), pada aspek penyajian mendapat skor 81 % (layak), pada aspek daya tarik mendapat skor 80 % (layak), dan pada aspek umpan balik mendapat skor 81 % (layak). Berdasarkan dari hasil uji kelayakan dan uji pemakaian dapat disimpulkan bahwa modul praktek PLC layak digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran untuk mata pelajaran instalasi motor listrik pada sub bab PLC di SMK Dr. Tjipto Semarang.