This Author published in this journals
All Journal JURNAL EKSEKUTIF
Mellissa Margaretha Pontoh, Mellissa Margaretha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL EKSEKUTIF

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENYUKSESKAN TOMOHON INTERNATIONAL FLOWER FESTIVAL (TIFF) DI KOTA TOMOHON (SUATU STUDI DI KECAMATAN TOMOHON BARAT KOTA TOMOHON) Pontoh, Mellissa Margaretha
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 4 (2015)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan mendalami dampak pelaksanaan TIFF sebagai kebijakan pemerintah tersebut terhadap Ekonomi Masyarakat, Apakah erjadi hubungan mutualistik antara TIFF 2014 dengan masyarakat dalam hal perekonomian, dimana usaha rakyat dapat mengambil keuntungan dengan pelaksanaan TIFF. Hal ini menjadi sesuatu persoalan yang perlu dikaji melalui sebuah penelitian, sebagaimana yang akan dilakukan dalam penelitian ini. Adanya TIFF telah memacu usaha  pembibitan  dan  budidaya  Bunga  Krisan  yang beberapa  tahun  mengalami  perkembangan  yang cukup pesat. Permintaan Bunga Krisan pada pasar dalam negeri diperkirakan meningkat sebesar 15% per-tahun, sedangkan pada pasar luar negeri dipekirakan meningkat sebesar 20% per-tahun. Menurut  catatan  Asbindo  (Asosiasi  Bunga  Indonesia)  impor  produk  florikultura  terus  meningkat. Peningkatan impor produk florikultura sejalan dengan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara yang terus tumbuh.  Semua  ini menunjukan  peluang pasar  produk  florikultura  terbuka  dan  akan  terus  mengalami  peningkatan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah pada umumnya petani di Tomohon Barat belum mempunyai kemampuan memadai dalam mengakses potensi sumberdaya yang ada termasuk teknologi yang terus berkembang untuk memperoleh penghasilan yang layak. Selain itu penanganan pengembangan sumberdaya tersebut belum terpadu, masih terlena dengan sub sektor masing-masing. Terlebih lagi implementasi program yang telah dicanangkan pada umumnya masih banyak tidak sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat pelaku agribisnis, terutama masyarakat petani.