Y. Suryadi, Y.
Lab. Microbiology ICABIOGRAD Bogor, Jl. Tentara Pelajar 3A Bogor 16111

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL BIOLOGI INDONESIA

Isolation and Disease Assessment of Xanthomonas oryzae pv. oryzae from Java Island and Pathogenic Assay on Near Isogenic Lines with Different Resistant Genes ., Fatimah; Priyatno, TP.; Fadlillah, SH.; ., Hermanto; Baroya, M.; ., Mahrup; ., Wawan; Sasongko, D.; Suryadi, Y.; Kadir, TS.
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Biologi Indonesia
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jbi.v10i2.2104

Abstract

Bacterial leaf blight disease caused by Xanthomonas oryzae pv oryzae (Xoo) is one of the important bacterial diseases,which is very destructive to rice plant. In this study, seventy isolates of Xoo were collected from several regions inWest Java, Central Java, Yogyakarta and East Java provinces and ten isolates from ICABIOGRAD collection. Theaim of the study was to survey variation and distribution of the pathogen and to study the interactions between theisolates and near isogenic lines carrying specific genes for bacterial leaf blight resistance. Twenty Xoo isolates wererandomly chosen to assess the differential characteristics of ten near-isogenic rice lines in Indonesia. The resultsshowed that xa5 resistant gene was the highest effective against the majority of Xoo isolate, followed by Xa21, andXa7 combined with Xa4 as the background. These findings are useful for rice breeding programs in designing stablebroad-spectrum bacterial blight resistant rice cultivars.Key words: Xanthomonas oryzae, resistant gene, Near isogenic line, Java
Deletion Analysis of a Xylanase Gene from Fibrobacter succinogenes S 85 and Its Expression in Escherichia coli HB 101 Suryadi, Y.
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 5, No 1 (2008): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.004 KB) | DOI: 10.14203/jbi.v5i1.3207

Abstract

ABSTRAKAnalisis Delesi Gen Xilanase Asal Fibrobacter succinogenes S 85 dan Ekspresinyapada Escherichia coli HB 101. Plasmid pBX6 dengan sisipan DNA berukuran 3 Kb asalDNA genomik Fibrobacter succinogenes S 85, menyandi aktifitas xilanolitik (mampumendegradasi substrat xilan) bila ditumbuhkan dalam vektor E. coli HB 101. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lokasi fragmen DNA yang berperan dalammenentukan aktifitas pBX6 menggunakan analisis delesi. Suatu seri analisis delesi terhadappBX6 telah dilakukan dengan menghilangkan beberapa fragmen DNA dengan cara kloninghasil restriksi enzim maupun PCR. Satu fragmen delesi asal produk PCR berukuran 0.7Kb di sub kloning menggunakan cloning kit pCR TOPO dan aktifitas xilanolitiknya ditapislebih lanjut dengan menumbuhkan dalam media agar oat spelt xylan-Remazol brilliantblue (RBB) ditambah antibiotik ampicilin (50 ?g/ml). Transforman positif selanjutnyadiekstraksi dan dikarakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan klon yang telah terpotongkehilangan sebagian besar aktifitas xilanolitiknya dibanding klon asal, bila diuji pada kondisiyang sama untuk menghidrolisis substrat xilan. Klon plasmid rekombinan yang telahterpotong menunjukkan aktifitas spesifik sebesar 41,29 + 0,025 U/mg.Key word: Delesi, F. succinogenes S 85; E. coli HB 101, xilanase
Isolasi dan Karakterisasi Kitinase asal Bacillus cereus 11 UJ Suryadi, Y.; Priyatno, TP.; Susilowati, DN.; Samudra, IM.; Yudhistira, N.; Purwakusumah, ED.
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 9, No 1 (2013): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.172 KB) | DOI: 10.14203/jbi.v9i1.146

Abstract

Kitinase merupakan enzim yang menghidrolisis polimer kitin menjadi oligomer kitin atau monomer Nasetilglukosamin.Penelitian ini bertujuan melakukan isolasi dan karakterisasi kitinase untuk memperoleh informasiaktivitas optimum kitinase asal B. cereus 11 UJ. Isolasi enzim kasar kitinase dan purifikasi parsial dilakukan denganpengendapan amonium sulfat jenuh 70% dan dialisis menggunakan membran selofan, selanjutnya dikarakterisasiuntuk memperoleh aktivitas optimum pada berbagai kondisi pH, suhu, waktu inkubasi, ion logam serta penentuannilai Km dan Vmaks. Hasil penelitian menunjukkan pemurnian kitinase dengan amonium sulfat 70% dan dialisismenunjukkan tingkat kemurnian masing-masing 2.40 kali dan 5.23 kali dibandingkan dengan ekstrak kasar enzim.Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa kitinase asal B. cereus isolat 11 UJ mempunyai pH optimum 8, suhuoptimum 37oC, dan waktu inkubasi optimum selama 120 menit. Kation Mn2+, Fe2+, dan Cu2+ dengan konsentrasi10 mM diketahui dapat berfungsi sebagai inhibitor. Kitinase mempunyai nilai Km sebesar 29.71 μg/mL dan Vmakssebesar 1.035 x 10-1 μg/mL detik.Kata kunci: B. cereus 11 UJ, kitinase, purifikasi parsial, amonium sulfat, karakterisasi
ISOLATION AND DISEASE ASSESSMENT OF XANTHOMONAS ORYZAE PV. ORYZAE FROM JAVA ISLAND AND PATHOGENIC ASSAY ON NEAR ISOGENIC LINES WITH DIFFERENT RESISTANT GENES ., Fatimah; Priyatno, TP.; Fadlillah, SH.; ., Hermanto; Baroya, M.; ., Mahrup; ., Wawan; Sasongko, D.; Suryadi, Y.; Kadir, TS.
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 10, No 2 (2014): Jurnal Biologi Indonesia
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jbi.v10i2.2104

Abstract

Bacterial leaf blight disease caused by Xanthomonas oryzae pv oryzae (Xoo) is one of the important bacterial diseases,which is very destructive to rice plant. In this study, seventy isolates of Xoo were collected from several regions inWest Java, Central Java, Yogyakarta and East Java provinces and ten isolates from ICABIOGRAD collection. Theaim of the study was to survey variation and distribution of the pathogen and to study the interactions between theisolates and near isogenic lines carrying specific genes for bacterial leaf blight resistance. Twenty Xoo isolates wererandomly chosen to assess the differential characteristics of ten near-isogenic rice lines in Indonesia. The resultsshowed that xa5 resistant gene was the highest effective against the majority of Xoo isolate, followed by Xa21, andXa7 combined with Xa4 as the background. These findings are useful for rice breeding programs in designing stablebroad-spectrum bacterial blight resistant rice cultivars.Key words: Xanthomonas oryzae, resistant gene, Near isogenic line, Java
DELETION ANALYSIS OF A XYLANASE GENE FROM FIBROBACTER SUCCINOGENES S 85 AND ITS EXPRESSION IN ESCHERICHIA COLI HB 101 Suryadi, Y.
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 5, No 1 (2008): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jbi.v5i1.3207

Abstract

ABSTRAKAnalisis Delesi Gen Xilanase Asal Fibrobacter succinogenes S 85 dan Ekspresinyapada Escherichia coli HB 101. Plasmid pBX6 dengan sisipan DNA berukuran 3 Kb asalDNA genomik Fibrobacter succinogenes S 85, menyandi aktifitas xilanolitik (mampumendegradasi substrat xilan) bila ditumbuhkan dalam vektor E. coli HB 101. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lokasi fragmen DNA yang berperan dalammenentukan aktifitas pBX6 menggunakan analisis delesi. Suatu seri analisis delesi terhadappBX6 telah dilakukan dengan menghilangkan beberapa fragmen DNA dengan cara kloninghasil restriksi enzim maupun PCR. Satu fragmen delesi asal produk PCR berukuran 0.7Kb di sub kloning menggunakan cloning kit pCR TOPO dan aktifitas xilanolitiknya ditapislebih lanjut dengan menumbuhkan dalam media agar oat spelt xylan-Remazol brilliantblue (RBB) ditambah antibiotik ampicilin (50 ?g/ml). Transforman positif selanjutnyadiekstraksi dan dikarakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan klon yang telah terpotongkehilangan sebagian besar aktifitas xilanolitiknya dibanding klon asal, bila diuji pada kondisiyang sama untuk menghidrolisis substrat xilan. Klon plasmid rekombinan yang telahterpotong menunjukkan aktifitas spesifik sebesar 41,29 + 0,025 U/mg.Key word: Delesi, F. succinogenes S 85; E. coli HB 101, xilanase
ISOLASI DAN KARAKTERISASI KITINASE ASAL BACILLUS CEREUS 11 UJ Suryadi, Y.; Priyatno, TP.; Susilowati, DN.; Samudra, IM.; Yudhistira, N.; Purwakusumah, ED.
JURNAL BIOLOGI INDONESIA Vol 9, No 1 (2013): JURNAL BIOLOGI INDONESIA
Publisher : Perhimpunan Biologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jbi.v9i1.146

Abstract

Kitinase merupakan enzim yang menghidrolisis polimer kitin menjadi oligomer kitin atau monomer Nasetilglukosamin.Penelitian ini bertujuan melakukan isolasi dan karakterisasi kitinase untuk memperoleh informasiaktivitas optimum kitinase asal B. cereus 11 UJ. Isolasi enzim kasar kitinase dan purifikasi parsial dilakukan denganpengendapan amonium sulfat jenuh 70% dan dialisis menggunakan membran selofan, selanjutnya dikarakterisasiuntuk memperoleh aktivitas optimum pada berbagai kondisi pH, suhu, waktu inkubasi, ion logam serta penentuannilai Km dan Vmaks. Hasil penelitian menunjukkan pemurnian kitinase dengan amonium sulfat 70% dan dialisismenunjukkan tingkat kemurnian masing-masing 2.40 kali dan 5.23 kali dibandingkan dengan ekstrak kasar enzim.Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa kitinase asal B. cereus isolat 11 UJ mempunyai pH optimum 8, suhuoptimum 37oC, dan waktu inkubasi optimum selama 120 menit. Kation Mn2+, Fe2+, dan Cu2+ dengan konsentrasi10 mM diketahui dapat berfungsi sebagai inhibitor. Kitinase mempunyai nilai Km sebesar 29.71 μg/mL dan Vmakssebesar 1.035 x 10-1 μg/mL detik.Kata kunci: B. cereus 11 UJ, kitinase, purifikasi parsial, amonium sulfat, karakterisasi