Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

ANALISIS FAKTOR PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KELURAHAN KENALI BESAR KOTA JAMBI TAHUN 2020 V.A Irmayanti Harahap
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya untuk memperoleh tumbuh kembang bayi yang baik. Karena ASI mengandung semua nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya dan mengandung zat antibodi untuk kekebalan tubuh bayi. Seringkali ibu tidak dapat memberikan ASI kepada anaknya dengan baik disebabkan oleh banyak faktor. Kemudian capaian ASI eksklusif adalah 2 hanya dari 5 bayi berusia dibawah 6 bulan mendapat ASI eksklusif dengan demikian masih jauh dan masih banyak bayi yang belum mendaptkan ASI ekslusif. Tujuan penelitian hubungan umur pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan tujuan melihat hubungan efek atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi umur lebih dari 6 bulan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020, dengan jumlah sampel 66 ibu yang memiliki bayi. Simpulan penelitian adalah ada Ada hubungan umur dengan nilai p-value = 0,011 (p-value < 0,05), pengetahuan dengan nilai p-value = 0,039 (p-value < 0,05) dan pekerjaan ibu dengan nilai p-value = 0,002 (p-value < 0,05) terhadap pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020. Saran penelitian adalah menjadi acuan bagi petugas kesehatan yang berkompeten di Puskesmas Kenali Besar untuk lebih meningkatkan pengetahuan ibu tentang meningkatkan perilaku ibu bekerja dalam pemberian ASI eksklusif antara lain tentang cara menyusui, memerah ASI, dan menyimpan ASI, sehingga dengan pengetahuan yang mereka miliki mereka mampu pemberian ASI eksklusif yang baik dan benar pada bayinya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN DINI DI KELURAHAN SIMPANG TUAN KECAMATAN MENDAHARA ULU TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2018 V.A Irmayanti Harahap
SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang relatif tinggi merupakan beban dalam pembangunan nasional.Faktor utama yang mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk adalah tingkat kelahiran. Tingginyaangka kelahiran erat kaitannya dengan usia. Berdasarkan survey awal diketahui dari 10 orang ada 8orang WUS yang melakukan pernikahan dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktoryang berhubungan dengan pernikahan dini di Kelurahan Simpang Tuan Kecamatan Mendahara UluTanjung Jabung Timur Tahun 2018Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan case-control. Bertujuan untuk dapat mengujihipotesis tentang pernikahan dini dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini tersebutdi Kelurahan Simpang Tuan Kecamatan Mendahara Ulu Tanjung Jabung Timur Tahun2018. Populasiadalah semua wanita usia subur (WUS) sebanyak 183 orang. Sampel penelitian sebanyak 22 kasusdan 22 kontrol yang dipilih dengan metode case control 1: 1 Pengumpulan data menggunakankuesioner Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariatHasil penelitian menunjukkan sebagian besar (27,3%) responden memiliki pengetahuan baik,sebanyak 72,7% responden berpendidikan rendah dengan p-value 0,091 OR : 4,385 artinya tidak adahubungan yang signifikan antara pengetahuan dan pendidikan dengan terjadinya pernikahan dini.Hasil penelitian pada budaya dengan P-value 0,000 dan OR 0,046 artinya ada hubungan yangsignifikan antara budaya dengan terjadinya pernikahan dini. Diharapkan memberi masukan kepadaKelurahan setempat, untuk merangkul tenaga kesehatan untuk ikut serta memberikan penyuluhantentang resiko pernikahan dini. Selanjutnya tetap memberikan penyuluhan mengenai dampak burukdari pernikahan dini.