Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Prointegrita

EVALUASI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) DI KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH Budi Dharma; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2430

Abstract

Penelitian tentang BSPS ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan cara deskripsi yaitu dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada konteks khusus dan dengan menggunakan berbagai metode ilmiah (Hardiansyah, 2010:9). `Metode penelitian Kualitatif dalam penelitian ini dengan menggunakan sumber data primer melalui wawancara dengan Informan Kunci yaitu yang memahami dan memiliki kewenangan tentang permasalahan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Subulussalam. Serta Informan Pendukung yaitu yang mengetahui permasalahan namun tidak memiliki kewenangan dalam mengekskusi permasalahan yang timbul di lapangan. Hasil penelitian adalah Penyelenggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) belum optimal karena masih kurangnya Sosialisasi sehingga berdampak kurangnya pemahaman akan procedure/persyaratan baik administrasi maupun teknis. Faktor Pendorng dalam Penyelenggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) terdiri dari Kekuatan (Terdapat payung hukum BSPS, Ketersediaan dana dari APBN, Terjalinnya Koordinasi Pusat–Daerah dan Peluang (Adanya Tim Teknis dari Kementerian, Tersedianya Tenaga Pendamping.Dana Pendamping oprasional lapangan). Sedangkan Faktor Penghambat adalah Adanya Kelemahan (Keterbatasan Sosialisasi Program BSPS; Penyaluran bahan dan material, Minimnya pengetahuan penerima tentang pertanggungjawaban) serta Ancaman atau Hambatan (Cuaca hujan tinggi saat konstruksi, Perubahan kebijakan tentang BSPS, Kesinambungan program BSPS). Penyelenggaran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ke depannya dengan Strategi Agresif yaitu Strategi Menggunakan KEKUATAN dengan memanfaatkan PELUANG. Menggunakan Kekuatan yaitu : Terdapat payung hukum BSPS, Ketersediaan dana dari APBN, Terjalinnya Koordinasi Pusat–Daerah dengan Memanfaatkan Peluang yaitu : Adanya Tim Teknis dari Kementerian, Tersedianya Tenaga Pendamping Dana Pendamping oprasional lapangan.
ANALISIS PROGRAM GURU PENGGERAK SEBAGAI AGEN TRANSFORMASI DALAM SISTEM PENDIDIKAN DI KOTA SUBULUSSALAM PROVINSI ACEH Hendra Mahlil; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2434

Abstract

Dalam penelitian ini di gunakan Metode Kualitatif yang menurut Bogdan dan Taylor dalam Moleong, (2001 : 3) yang menyatakan bahwa penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Waktu penelitian ini di rencanakan sekitar selama 2 (dua) bulan yaitu awal bulan Maret sampai April 2022 bertempat di kantor Pemerintah Kota Subulussalam khususnya Dinas Pendidikan dan jajarannya serta instansi yang berkaitan lainnya termasuk kantor Walikota yang berhubungan dengan pendidikan seperti Bappeda, Dinas Keuangan dan Pengelolaan Aset, sekolah-sekolah, Perguruan Tinggi Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seperti persatuan orang tua murid, persatuan guru (PGRI) di lanjutkan dengan observasi di lapangan. Hasil penelitian adalah Implementasi Program Guru penggerak di Kota Subulussalam Angkatan 1-VI sudah berjalan dengan baik dan saat ini berdasarkan Surat Direktur Jenderal, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Surat Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor : 0623/B3/GT.03.15/2022, Tertanggal : 4 Maret 2022, Hal Rekrutmen Calon Guru Pengerak, kini Pemko Subulussalam memasuki rekrutmen Program Guru Penggerak Angkatan ke-7. Melalui Analisis SWOT posisi penyelengaraan Guru penggerak Kota Subulussalam berada pada kwadran I (Pertama) yang disebut Strategi Agresif, yaitu Menggunakan Kekuatan dengan Menggunakan Peluang.
ANALISIS STARTEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DEWAN PERWAKILAN RAKYAT SUMATERA UTARA DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH Thomas Dachi; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2458

Abstract

Penelitian tentang Strategi peningkatan produktivitas Dewan Perwakilan Rakyat Sumatera Utara dalam Pembentukan Peraturan Daerah ini bertempat yang utama adalah Seketariat DPRD Sumatera Utara menggunakan metode Diskriftif dengan pendekatan Kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi Legeslasi masih di dominasi oleh pihak Ekskutif (Pemerintah Provinsi Sumatera Utara). Faktor Pendorong adalah Kekuatan (Terdapat payung hukum, Adanya anggaran dan Tersedianya tenaga ahli) dan Peluang (Teknologi Informasi, Adanya Informan Pendukung dan pengamat kebijakan). Faktor Penghambat terdiri dari Faktor Kelemahan (Sistem Rekrutmen; Kurangnya skill, Ketidaktaatan terhadap displin) sedangkan Faktor Hambatan (Tekanan dari kelompo kepentingan, Adanya perubahan kebijakan dan Masih Dominannya peran Ekskutif). Strategi kebijakan berdasarkan analisis SWOT berada pada KRWADRAN PERTAMA dengan strtaegi AGRESIF, yaitu memanfaatkan kekuatan (Terdapat payung hukum, tersedianya anggaran dan tenaga ahli) dan menggunakan peluang (sistem rekrutmen; kurangnya skill, dan ketidaktaatan terhadap displin).
PERUMUSAN KERJASAMA PENGELOLAAN KAWASAN WISATA GEOSITE SILAHISABUNGAN KAB. DAIRI DAN SIPISO-PISO TONGGING KAB. KARO PROVINSI SUMATERA UTARA Saberinaita Sembiring; Matius Bangun
JURNAL PROINTEGRITA Vol 6 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : JURNAL PROINTEGRITA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalprointegrita.v6i3.2436

Abstract

Sejak Presiden Joko Widodo memegang kepemimpinan, Indonesia telah berkomitmen mengusung program pengembangan 10 (sepuluh) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN dengan tindaklanjut melalui kebijakan Perpres Nomor 3 Tahun 2016. Kebijakan ini mencakup pengembangan berbagai destinasi pariwisata nasional yang salah satunya adalah pengembangan Pariwisata Kawasan Danau Toba. Adapun tujuan penelitian ini adalah : Menganalisis perumusan tentang kerjasama yang telah dan akan di lakukan antara Pemerintah Kabupaten Dairi dengan Kabupaten Karo serta yaitu 2 (dua) kabupaten yang berbatasan serta Menyusun suatu strategi kerjasama dalam pengelolaan Geosite Silahisabungan Kabupaten Dairi dengan Geosite Sipiso Piso Tongging Kabupaten Karo. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Diskriftif kualitatif dengan kesimpulan penelitian adalah : a) Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Dairi dan Karo semakin menguat setelah di tetapkannya kedua geosite tersebut masuk dalam Unesco Global Geopark. Berdasarkan analisis SWOT Strategi Kerjasama berada pada Kwadran I (Pertama) yaitu dengan Menggunakan Kekuatan yaitu a) Adanya Peraturan, b) Dukungan Pendanaan, serta c) Potensi Budaya Lokal dan keanekaragaman hayati kawasan dengan Memanfaatkan : a) Adanya Geosite sebagai UNESCO Geopark Global, b) Antusiasme Dunia Pariwisata, serta c) Stimulus untuk pelaku dunia pariwisata.