Penelitian ini dilakukan di Kebun Masyarakat Desa Tanjung Harapan Kec. Sebulu, selama 2 bulan yang dimulai dari Juni sampai Agustus 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas 2 klon kelapa sawit yang ada di kebun masyarakat desa Tanjung Harapan. Metode yang digunakan adalah metode survey produksi yaitu menghitung jumlah tandan, jumlah bunga betina gagal, jumlah tanaman berbuah, serta menimbang berat tandan. Metode analisis menggunakan metode deskriptif komparatif yakni membandingkan produktivitas dua klon kelapa sawit pada tanah mineral terhadap produksi. Hasil penelitian menunjukan BJR dan produksi TBS klon Lonsum lebih tinggi dari klon Marihat diduga karena kandungan P2O5 pada tanah yang ditanam klon berasal dari Lonsum tergolong tinggi.