Menghabiskan waktu di kedai kopi kini telah menjadi gaya hidup yang tak terlepas dari mahasiswa, bagaimana fenomena gaya hidup nongkrong mahasiswa disamping menjadi trend aktivitas nongkrong juga telah menjadi kebutuhan mereka. Saat ini dampak dari modernisasi pada mahasiswa dengan mudah dilihat dari kehidupan sehari-hari, terlihat pada perilaku mahasiswa yang dihadapkan pada gaya hidup yang condong pada konsumif dan mengutamakan kesenangan semata. Pendekatan kualitatif digunakan sebagi metode penelitian dengan jenis penelitian studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menentukan subjek penelitian menggunakan purposive (secara sengaja yaitu mahasiswa), dan menganalisa data menggunakan teknik analisa data model Miles dan Huberman. Menggunakan teori masyarakat konsumsi oleh Jean Budrillard dimana mereka nongkrong di kedai kopi bukanlah untuk berupaya sebagai pemenuhan kebutuhan biologis, akan tetapi sebagai bentuk pemenuhan hasrat diri mereka, maka kedai kopi tidak lagi didasarkan kelas sosialnya namun siapapun dapat memiliki kesempatan untuk menjadi anggota kelompok apapun apabila sanggup mengikuti pola konsumsi atau gaya hidup kelompok tersebut. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa banyak mahasiswa melakukan nongkrong tampak dalam benaknya adalah sebuah tempat yang lagi nge-tren dan memiliki nilai prestise tersendiri.