Stroke adalah penyakit yang terjadi adanya penyempitan pada pembuluh darah otak. Serangan stroke dapat membuat melemahnya fungsi motorik, sehingga terjadi penurunan kekuatan otot. Penanganan stroke harus segera ditangani supaya mengembalikan kontrol gerakan tubuh. Latihan gerak aktif dengan ROM dan terapi genggam bola karet merupakan latihan yang efektif untuk penderita stroke non hemoragik.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik dengan latihan ROM dan terapi genggam bola karet untuk peningkatan kekuatan otot. Jenis karya tulis ilmiah menggunakan metode deskriptif berupa studi kasus. Studi kasus menggunakan 3 responden yang mengalami stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik. Asuhan keperawatan berlangsung selama 5 hari dalam 10 pertemuan. Instrumen yang digunakan berupa standar operasional prosedure, lembar pengukuran kekuatan otot dan bola karet. Hasil studi kasus menunjukan terjadi peningkatan kekuatan otot pada ekstremitas klien. Kesimpulan Latihan ROM dan terapi genggam bola karet dapat digunakan untuk masalah stroke non hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik karena dapat terjadi peningkatan kekuatan otot.