Kesehatan menjadi faktor penentu kualitas sumber daya manusia. Kesehatan juga mendukung dalam tercapainya hasil kerja yang lebih baik. Selanjutnya, lingkungan kerja merupakan pendukung dari kesehatan para pekerjanya. Salah satu faktor yang menyebabkan lingkungan kerja tidak memenuhi syarat sebagai pendukung kesehatan pekerjanya adalah kebisingan yang diambang batas sehingga dapat menurunkan performa kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebisingan terhadap stress pada pekerja bagian produksi di perusahan tekstil. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, yakni untuk menguji teori objektif dengan menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukan paparan kebisingan yang melebihi ambang batas di lingkungan kerja dapat menimbulkan stres kerja pada kategori stres kerja sedang. Kesimpulannya ada hubungan paparan kebisingan terhadap stres pada pekeja bagian produksi.