Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal USAHA

PERBEDAAN MOTIVASI INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP MINAT TEKNOPRENEUR MAHASISWA INFORMATIKA Berta Dian Theodora
Jurnal USAHA Vol 1, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v1i1.288

Abstract

Ketika semua lulusan bergantung pada sektor usaha yang telah ada akan menjadi beban perkembangan ekonomi namun dengan kemampuan setiap individu yang berbeda-beda merupakan peluang tidak terbatas bagi dirinya untuk menjadikan kemampuan tersebut menjadi sumber pendapatan. Beberapa universitas telah memasukan matakuliah kewirausahaan dikurikukulum akan tetapi pembelajaran kewirausahaan berfokus pada menciptakan wirausaha secara umum, belum berfokus untuk mengkaitkan keilmuan utama dan peluang usaha. Penguasaan teknologi bagi peserta didik berlatarbelakang informatika merupakan modal daya saing yang kuat terutama di era industri 4.0. Seorang wirausaha akan menggunakan apa yang dimiliki sebagai modal usahanya, bagi lulusan teknologi informasi, manajemen informasi dan informatika dapat menggunakan ilmu mereka dalam dunia usaha, sektor yang menggabungkan kedua hal tersebut dikenal dengan nama teknopreneur. Tujuan penelitan adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh dari motivasi internal dan eksternal terhadap minat teknopreneur mahasiswa. Sampel berjumlah 200 adalah mahasiswa berlatarbelakang informatika dan telah mengikuti pembelajaran kewirausahaan. Analisis mengunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Anova dua arah dengan interaksi Hasil penelitian menunjukan bahwa terhadap perbedaan pengaruh ketika kondisi motivasi internal tinggi atau rendah terhadap minat teknopreneur. Terdapat perbedaan pengaruh ketika kondisi motivasi eksternal tinggi atau rendah terhadap minat teknopreneur, namun tidak terjadi interaksi antara motivasi internal dan eksternal
KONDISI KREDIT USAHA SELAMA PANDEMI DI PROVINSI JAWA BARAT Berta Dian Theodora
Jurnal USAHA Vol 2, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v2i1.661

Abstract

The value of credit disbursed to businesses continues to increase every year, but when a pandemic condition occurs, it is seen that the amount of business credit granted by the bank each month fluctuates. West Java Province is the province with the largest population, namely 49.94 million people, administratively the government is divided into 27 districts/cities. The aim of the research is to determine the condition of business credit in every district and city during the pandemic. The type of research data is secondary data originating from the Bank Indonesia and BPS of West Java province. Quantitative research and descriptive methods with sample data are MSMEs business credit in districts and cities in West Java from April 2020 to April 2021. The results obtained by credit to small and medium enterprises have increased but credit to micro enterprises is decreasing every month. Business credit is part of financial capital and is one of the factors that determine the amount of output, so that the addition of business credit is expected to be a factor driving economic growth and ultimately absorb labor.