Hubungan antara agama dan negara mirip dengan simbiosis mutualistik di mana satu pihak mendapat keuntungan dari pihak lain; khususnya, agama mengontrol moralitas masyarakat sementara negara melindungi kehidupan beragama. Paradigma integralis, paradigma simbiosis, dan paradigma sekularis adalah tiga kategori yang di dalamnya para sosiolog teori politik Islam mengkategorikan teori mereka mengenai interaksi antara agama dan negara. Dengan menggunakan analisis bibliometrik, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui hubungan antara agama dan negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelesaikan penjelasan studi kasus yang sebelumnya belum dilakukan.