Pondok pesantren sebagai salah satu jenis pendidikan islam tertua di Indonesia dan memiliki sistem pendidikan yang berbeda daripada sekolah umum. COVID-19 membuat adanya perbedaan di sisten pendidikan di pondok pesantren yang biasanya santri diwajibkan tinggal di asrama dan pembelajaran secara tatap muka kini dipulangkan ke rumah dan diterapkan online learning. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis implementasi online learning di pondok pesantren saat COVID-19. Metode penelitian ini yaitu systematic literature review dengan menelaah 21 artikel. Hasil menunjukkan bahwa ada pesantren yang menerapkan online learning, ada yang tetap belajar tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan dan ada yang menerapkan blended learning. Pembelajaran online learning masih belum efektif dibandingkan pembelajaran tatap muka. Penerapan online learning masih ditemukan beberapa hambatan yaitu kurangnya akses internet, kemampuan siswa dan guru dalam penguaasan teknologi informasi, kemampuan ekonomi orang tua yang berpengaruh karena COVID-19, kurangnya pemahaman siswa tentang materi, dan siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran dan kurangnya disiplin siswa