Air preheater merupakan salah satu komponen pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Air preheater merupakan alat penukar panas yang berguna untuk memanaskan udara dengan memanfaatkan kembali udara pada gas buang. menjaga efisiensi kinerja Air preheater menjadi salah satu indikator penting dalam rencana pemeliharaan untuk keandalan proses produksi listrik di PLTU, maka untuk membuat rencana pemeliharaan yang baik dibutuhkan peramalan kondisi kinerja Air preheater di PLTU menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Perambatan Balik. Data yang digunakan untuk melakukan peramalan diambil dari data konidisi kinerja Unit 1, Unit 2, dan Unit 3 PLTU Pelabuhan Ratu pada tahun 2017 hingga tahun 2021. Peramalan ini dilakukan dengan membagi data menjadi 2 yaitu data latih dan data uji. Data latih merupakan data AHGSE pada tahun 2017 sampai 2019, data uji merupakan data AHGSE pada tahun 2020 sampai 2021. Dengan menggunakan algoritma perambatan balik dan lapisan tersembunyi satu berjumlah 25 node, lapisan tersembunyi dua berjumlah 5 node, fungsi aktivasi logsig, purelin, purelin. Penelitian ini memiliki hasil terbaik didapat pada pengujian 3 dengan nilai MSE sebesar 1,0004x10-6. Penelitian ini dapat dikatakan baik karena memiliki nilai MSE yang kecil.