Initial Public Offering (IPO) merupakan penawaran saham untuk yang pertama kali kepada masyarakat. Untuk memperoleh tambahan modal, IPO merupakan salah satu cara yang digunakan oleh perusahaan untuk pengembangan perusahaan. Tujuan penelitian untuk menguji apakah terdapat perbedaan yang signifikan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah IPO menggunakan metode RGEC. Penilaian menggunakan indikator penilaian kesehatan Bank RGEC (Risk profile, GCG, Earing, dan Capital). Rasio keuangan yang digunakan adalah Non Performing Finance (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Self Assestment, Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Net Income Margin (NIM) dan Cаpitаl Аdequаcy Rаtio (CAR). Penelitian ini menggunakan perusahan sektor keuangan, perbankan yang telah melakukan Initial Public Offering (IPO) dan terdaftar pada BEI (bursa Efek Indonesia) periode 2012-2018. Sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, berjumlah 10 perbankan. Hasil analisis uji hipotesis menunjukan terdapat perbedaan pada rasio ROE dan CAR, sedangkan NPF, FDR, GCG, ROA, BOPO dan NIM tidak terdapat perbedaan sebelum dan sesudah melakukan IPO.