p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menanggulangi Kemiskinan Di Desa Tikong Kecamatan Taliabu Utara Provinsi Maluku Utara Asriani La Olu
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8: Juli 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i8.2058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemberdayaan masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan di Desa Tikong Kecamatan Taliabu Utara Provinsi Maluku Utara dikaji dari kesejahteraan, akses, kesadaran kritis, partisipasi, dan kontrol. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa 1) Keberhasilan pemberdayaan masyarakat dilihat dari tingkat kesejahteraan masyarakat sudah terwujud namun belum maksimal, dibuktikan dengan masih adanya golongan masyarakat belum sejahtera; 2) Keberhasilan pemberdayaan masyarakat dilihat dari akses masyarakat sudah terwujud namun belum maksimal, dibuktikan dengan masih adanya masyarakat yang belum dapat mengakses internet sebagai media belajar; 3) Keberhasilan pemberdayaan masyarakat dilihat dari kesadaran kritis masyarakat sudah terwujud namun belum maksimal, dibuktikan dengan masih adanya masyarakat yang kurang sadar untuk melibatkan dirinya dalam program pemberdayaan masyarakat desa; 4) Keberhasilan pemberdayaan masyarakat dilihat dari partisipasi masyarakat sudah terwujud namun belum maksimal, dibuktikan dengan masih adanya unsur masyarakat yang belum dilibatkan dalam Musrenbangdes; 5) Keberhasilan pemberdayaan masyarakat dilihat dari kontrol masyarakat sudah terwujud namun belum maksimal, dibuktikan dengan masih adanya masyarakat yang sampai dengan saat ini masih memiliki kesulitan dalam mengakses informasi penyelenggaraan Pemerintah Desa.