Sebelum pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan, hasil belajar Seni budaya di SMP Negeri 3 Pallangga Kabupaten Gowa rendah. Kondisi ini disebabkan karena model pembelajaran yang diterapkan oleh guru masih konvensional yaitu guru dominan menerapkan metode ceramah. Model Problem Solving menekankan aktivitas siswa dengan memanfaatkan media gambar. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan keterampilan guru melaksanakan pembelajaran, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni budaya. Hasil belajar siswa siklus I mencapai 74%) dalam kategori baik, meningkat 16,5% menjadi 90,5% dalam kategori sangat baik, sedangkan indikator keberhasilannya adalah 85% siswa mencapai KKM.Kata Kunci: model problem solving; media gambar; hasil belajar.