Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kepemilikan keluarga terhadap kinerja perusahaan dengan dimoderasi oleh agency cost. Kepemilkan keluarga menggunakan indikator jumlah saham yang dimiliki oleh keluarga, kinerja perusahaan meggunakan proksi Return On Asset (ROA) dan Agency cost diukur dengan biaya operasi manajerial. Populasi dalam penelitian ini adalah sub sektor Manufaktur pada industri Barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2017-2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh (sensus) dan diperoleh 33 populasi pengamatan yang memnuhi kriteria. Tekhnik analisis menggunakan analisis regresi moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif kepemilikan keluarga terhadap kinerja perusahaan. Dan agency Cost mampu memoderasi hubungan kepemilikan keluarga terhadap kinerja perusahaan.