Ketika berbicara tentang kelompok tani, pemilihan seorang ketua yang efektif adalah faktor kunci dalam mencapai keberhasilan kelompok tersebut. Namun, sering kali, proses pemilihan ketua kelompok tani cenderung tidak efektif dan penuh dengan ketidakcocokan. Permasalahan ini muncul karena ketua kelompok tani seringkali gagal memberikan keputusan yang tegas ketika kelompok menghadapi masalah yang memerlukan penyelesaian cepat. Perbedaan pendapat seringkali muncul dalam proses pemilihan ketua kelompok tani, terutama karena adanya unsur kekeluargaan di dalam kelompok tersebut. Akibatnya, pemilihan ketua kelompok tani menjadi kurang efektif dan kurang optimal, menghambat kemajuan kelompok tani itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan menerapkan Metode Profile Matching dalam proses pemilihan ketua kelompok tani. Metode ini akan membantu mengevaluasi profil setiap calon ketua berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, yang akan mengurangi subjektivitas dalam proses pemilihan. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberikan panduan yang lebih efektif dan objektif dalam pemilihan ketua kelompok tani, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pengambilan keputusan di dalam kelompok tani. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi landasan penting dalam meningkatkan produktivitas dan stabilitas kelompok tani serta mengatasi konflik yang sering terjadi dalam proses pemilihan ketua.