Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SainsTech Innovation Journal

A Risk Analysis Of The Development Of Bottled Water Production In Pt Narmada Awet Muda: Analisa Risiko Pengembangan Produksi Air Minum Dalam Kemasan PT. Narmada Awet RINA SEPTIANA RINA; Yuliarti Utami; Wiriyanti Isnasari
SainsTech Innovation Journal Vol. 6 No. 1 (2023): SIJ Volume 6 Nomor 1 Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v6i1.2023.531

Abstract

Dalam usaha pengembangan produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) PT Narmada Awet Muda menghadapi berbagai risiko. Untuk mengidentifikasi risiko, menerapkan manajemen risiko, dan menentukan kepemilikan risiko (owner of risk) perlu dilakukan analisis yang cukup mendalam terhadap berbagai risiko yang terjadi. Analisis risiko ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, yang didistribusikan kepada responden yang dipilih sebanyak 20 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 39 risiko pada pengembangan produksi AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) PT Narmada Awet Muda yang dikelompokkan berdasarkan sumbernya. Risiko tersebut mencakup 5 risiko dalam kategori tidak dapat diterima (Unacceptable), 14 risiko dengan kategori tidak diharapkan (Undesirable), 20 risiko dengan kategori dapat diterima (Acceptable) dan tidak ada risiko dengan kategori dapat diabaikan (Negligible). Salah satu tindakan mitigasi yang dilakukan untuk kategori risiko tidak dapat diterima (Unacceptable) yang risiko dominannya bersumber dari risiko pemasaran (market risk) sebanyak 40% dan kategori risiko tidak diharapkan (Undesirable) yang risiko dominannya bersumber pada risiko teknis (technical risk) dan risiko manusiawi (human risk) masing-masing sebanyak 22% yaitu melakukan pengurangan risiko (Risk Reduction) dengan cara penambahan modal dengan melakukan kerja sama investasi baik dengan perusahaan atau perorangan. Kepemilikan risiko untuk kategori risiko tidak dapat diterima (Unacceptable) dan kategori risiko yang tidak diharapkan (Undesirable) yang merupakan risiko dominan (major risk) sebagian besar dimiliki oleh produsen (investor), dalam hal ini risiko harus ditangani oleh semua bagian dengan melakukan koordinasi yang baik pada masing-masing departemen. Kata kunci: Analisis Risiko; Air Minum Dalam Kemasan; Mitigasi; Kepemilikan Risiko
Analisis Debit Banjir menggunakan Metode Haspers dan Gamma I Pada Daerah Aliran Sungai Jangkok Kabupaten Lombok Barat Yamin, Muhamad; Agus Winardi; Wiriyanti Isnasari
SainsTech Innovation Journal Vol. 7 No. 2 (2024): SIJ VOLUME 7 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v7i2.2024.757

Abstract

Sejalan dengan laju perkembangan masyarakat terutama yang tinggal dan melakukan kegiatan di sekitar dataran banjir, maka persoalan yang ditimbulkan oleh banjir, dari waktu ke waktu semakin meningkat dan memerlukan perhatian dan usaha-usaha untuk mengatasinya dengan baik. Dalam analisis debit banjir rancangan sungai Jangkok dengan mengevaluasi beberapa parameter, antara lain meliputi hujan harian maksimum, Curah hujan rancangan, hujan efektif, hidrograf satuan banjir rancangan. Penenelitian ini adalah Studi Kasus dengan menggunakan Data curah hujan selama 10 tahun yaitu tahun 2015-2024. Selanjutnya dilakukan analisis curah hujan maksimum harian pada DAS (Daerah Aliran Sungai), data klimatologi yang diperoleh dari dinas terkait. Berdasarkan hasil analisis data distribusi curah hujan pads DAS dimana untuk nilai Cs < 1,139 -0.96 < 1.139 dan Ck < 5,4002 = 0.47 < 1.139 dengan menggunakan metode RAPS dan Gumbel (memenuhi syarat), dan diperoleh hasil untuk masing-masing metode adalah: untuk metode Haspers Dimana waktu konsentrasi (tc) = 5,923 jam; koefisien run off = 0,807 dan debit = 3,092 m^3 sedangkan metode Gamma I waktu konsentasi = 3,73 jam; waktu puncak = 2,50 jam dan debit puncak = 75,665 m^3